Pengkhotbah

Perikop
1korintus 13:4-6

Ringkasan Khotbah

1korintus 13:4-6

jemaat Efesus adalah suatu wujud jemaat yang sempurna, yang mendapat karunia berbahasa roh dan kelihatan mempraktikan kasih kepada orang lain. namun semuanya itu bukan kembali kepada Tuhan melainkan kepada status dan kemuliaan diri sendiri. Paulus pun memberikan teguran mengenai ini.
gereja terbagi menjadi 2 jenis:
1. gereja yang menekankan kebenaran karunia roh. tetapi kurang mendalami doktrin.

2. gereja yang mendalami dokrin tetapi tidak menekankan dalam karunia roh.

rasul Paulus mengatakan walaupun kita memiliki segala sesuatu dari kedua jenis gereja tersebut, namun jika tidak punya kasih. semua yang kita lakukan tidak berarti apa-apa di mata Tuhan. segala sesuatu yang tidak ada kasih, kita tidak akan berguna untuk orang lain, bahkan tidak ada gunanya untuk kemuliaan Tuhan.
semua yang kita lakukan harus dilandaskan dengan kasih.

3 dimensi kasih adalah demikian:
1. ayat 4) kasih itu sabar. dapat menguasai dirinya sendiri untuk mengatasi kemarahan. kesabaran itu harus dikerjakan. sabar itu diusahakan. sabar juga berkaitan dengan ayat 7, yaitu sabar dalam penderitaan, tabah dan tekun.
ayat 4)berkaitan dengan tidak mudah marah, panjang sabar dan tidak cepat marah terhadap orang lain.
dengan kesabaran kita mampu untuk menghargai org lain, menerima perbedaan dengan orang lain, mampu menghadapi masalah dengan orang lain.
untuk menjadi sabar dibutuhkan keintiman dengan Tuhan.
2. dimensi kasih yang kedua adalah murah hati, atau dengan kata lain orang yang mudah melakukan perbuatan baik. perbuatan baik itu harus dikaitkan dengan kemurahan Tuhan, karena tujuan akhir dari kebaikan itu kembali pada Tuhan yang adalah sumber kebaikan itu sendiri.
kekristenan harus menjadikan Kristus menjadi sentral dalam hidup-nya. perbuatan baik saja tidak akan menyelamatkan, dan jangan sampai membuat kita menjadi sombong karenanya.
3. dimensi kasih yang ketiga adalah tidak cemburu/iri hati (cemburu pada ayat ini sebenarnya adalah iri hati atau envy). dalam 2 Korintus 11:2 Paulus juga mengatakan ia cemburu yang ilahi. namun disini adalah cemburu secara  harafiah atau jealous dalam bahasa inggris. untuk menyatakan kepemilikan dan kesetiaan Tuhan atas umatNya.
jangan sampai kelebihan orang lain membuat kita menjadi iri hati.

 

Kristen adalah agama yang mengutamakan cinta kasih dan perbuatan baik.
menjadi orang yang sabar dalam landasan kasih.

 

dirangkum oleh,

sdri. Sari Banjarnahor