Pengkhotbah

Perikop
Mikha 5 : 1-8

Ringkasan Khotbah

Latar belakang dari thema ini adalah Allah yang Maha Besar yang tidak terbatas membatasi diri untuk masuk dalam sejarah manusia. Bahkan dikatakan bahwa Imanuel : Allah Menyapa kita, Allah bersama kita dan Allah di dalam kita. Berkaitan dengan teks ini, Nabi Mikha menjelaskan kepada kita tentang kejadian yang tidak mungkin menjadi hal yang mungkin karena kehadiran Allah.

1. Ayat 1, —Tetapi engkau hai Bethelem Efrata. Bethelem adalah kota Naomi dan Ruth (Ruth pasal 1) yang terletak 40 km sebelah barat Yerusalem. Efrata : Padang rumput. (hai yang terkecil diantara kaum-kaum Yehuda) dan (Ibrani : Shayir Liwhot be Alfe yehuda). Kata Terkecil : Be Alfe yang secara leterlek artinya seribu (1000). Artinya jumlah penduduk 1000 orang. Maksudnya adalah Betlehem jumlah penduduknya tidak mencapai 1000 (terkecil) sehingga mereka tidak dapat mengangkat kepala suku untuk mewakili suara mereka di parlemen atau senat Israel. Inilah yang di maksudkan dengan terkecil. Walaupun luasnya Betlehem sama dengan Kana namun Kana penuh dgn Anggur, sedangkan Betlehem adalah padang rumput sehingga pekerjaan mereka adalah beternak. Namun hal yang mustahil terjadi ketika kita melihat kalimat yang berikut yaitu (dari padamu akan bangkit bagi- Ku seorang yang memerintah Israel). Bagaimana mungkin ia bisa memerintah Israel jika memiliki perwakilan di parlemen saja tidak ada. Namun di jelaskan bahwa yang akan memerintah Israel yang datang dari Betlehem keberadaannya sudah ada sejak permulaan dan sejak purbakala. Maka keberadaannya yang kekal ini yang membuat Ia bisa memerintah Israel.

2. Ayat 3, —Ia menggembalakan mereka dalam kekuatan Tuhan (Be Otwz Adinai). Kita adalah umat yang di gembalakan oleh Allah dengan kekuatannya. Kekuatan Allah yang menjadi kekuatan buat umat-Nya dan juga menjadi hal yang menghancurkan para lawannya. (ayat. 4-7). Ada 2 musuh besar yang memiliki kekuatan yang dasyat waktu itu yaitu Asyur dan Nimrod, namun akhirnya di hancurkan oleh Israel dan sisa Yakub masih menjadi singa muda. Artinya bersama dengan Tuhan tidak adal hal yang tidak terkalahkan.

3. Ayat 3 akhir, —mereka akan tinggal tetap sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi. Menjadi besar (Yigdal artse Arets). Jika kita lihat Matius 2:6. Maka hal ini terbukti bahwa dengan kelahiran Yesus Kristus, maka Betlehem bukan lagi terkecil namun terbesar sampai ke ujung bumi. Inilah karya Kristus yang luar biasa, dimana melalui kelahiran-Nya di Betlehem maka keselamatan menjangkau dunia. Maka kita dapat mengatakan bagi Allah Tidak ada yang mustahil. Amin.