Ringkasan Khotbah

Kejadian 1:26-27 , 2:15

Bekerja dalam perspektif Allah Banyak orang memandang pekerjaan dalam konsep yang keliru,
akhirnya manusia dijajah oleh pekerjaan itu sendiri.

Prinsip bekerja menurut alkitab,
1. Bekerja bukan akibat dari dosa. Bekerja oleh karena mandat ilahi yg Allah berikan bagi orang percaya sebelum manusia jatuh dalam dosa.
2. Tujuan dari bekerja, tujuannya kepada Tuhan dan sifatnya secara global. Motivasi kita bekerja adalah Tuhan. (Kolose 2:23)
3. Manusia dicipta dalam keterbatasan, tapi dalam keterbatasan Allah menaruh kekekalan dalam diri manusia. Kenapa Allah melakukan itu? Supaya manusia menggunakan potensi untuk memelihara alam.
4. Bekerja bukan untuk makan tapi bekerja untuk mengoptimalkan potensi yang ada pada diri kita. Pekerjaan itu adalah sebuah aplikasi kehidupan sebagai gambar dan rupa Allah.

Istilah gambar dan rupa Allah bukan bicara fisik tapi gambar dan rupa Allah bicara potensi Allah yang ada pada Allah tapi Allah memberikan potensi itu kepada kita sebagai manusia.

Potensi yang pertama
*manusia dicipta sebagai makhluk yang berasio,
*manusia dicipta sebagai makhluk yang berhati nurani.
*manusia dicipta sebagai makhluk yang berkreasi.
*manusia dicipta sebagai makhluk jasmani dan rohani.
*manusia dicipta sebagai makhluk yang berelasi.

Ketika manusia mengoptimalkan potensi ini maka manusia akan menjadi manusia yang berdampak luar biasa.
Manusia dicipta di dalam keterbatasan, tetapi di dalam keterbatasan, Allah menaruh ketidakterbatasan dalam hidup manusia.

Pengkhotbah 3:11 berkata : Allah membuat semua indah pada waktunya, tapi Allah juga menanamkan kekekalan dalam diri manusia. Kalau manusia tidak bekerja maka manusia sedang mengabaikan akan semua potensi yang sudah Allah berikan.

Penghikmat Salomo mengatakan “Hai pemalas, belajarlah pada semut”.
Manusia dicipta menurut gambar dan rupa Allah, maka kita sebagai manusia harus bekerja dan jangan pandang pekerjaan itu sebagai akibat daripada dosa melainkan mandat daripada Allah.

 

dirangkum oleh,

sdr. Hendra Lantemona