Pengkhotbah

Perikop
Matius 5 : 8

Ringkasan Khotbah

”Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” Matius 5 : 8

Ada perdebatan sampai saat ini berkaitan dengan keberadaan manusia. Apakah terdiri dari Trikotomi atau Dikotomi?

Trikotomi berarti manusia terdiri dari Tubuh, Jiwa dan Roh. Pemahaman ini mengatakan bahwa manusia terdiri dari tubuh jasmani yang berfungsi untuk kehidupan fisik. Jiwa yang mana terdapat pikiran, perasaan dan kehendak. Serta roh yang berhubungan dengan Allah.

Sedangkan Dikotomi berarti manusia terdiri dari Tubuh (Kehidupan Fisik) dan Roh/Jiwa. Yang didalamnya ada pikiran, perasaan dan kehendak.

Trikotomi dipegang oleh theolog-theolog dari gereja aliran utama dan Dikotomi dipegang oleh Theolog Reformed. Perlu dipahami bahwa akal, perasaan dan kehendak terdapat dalam hati manusia ( Kardia) Sebab hati adalah pusat hidup.

Berkaitan dengan teks bacaan hari ini, Ada dua kata penting yang perlu kita perhatikan.

Pertama, kata Suci (KATHAROS). Kata untuk suci : KATHAROS dipakai dalam dalam beberapa contoh : 1. Baju yang kotor di cuci hingga bersih. 2. Gandum yang di bersihkan dari sekam-sekamnya dengan batuan angin. 3. Tentara yang terpilih, yaitu mereka yang telah dibersihkan dari tentara yang kurang efesien. 4. Anggur yang murni yang benar-benar tidak mengandung air. Jadi Katharos ini artinya tidak bercampur dengan unsur lain dan sungguh-sungguh murni.

Lebih jauh lagi, kata ini  dapat diterjemahkan dengan “berbahagialah orang yang motivasi hatinya tidak bercampur aduk dengan hal-hal lain karena orang yang demikian akan melihat Allah”. Hal penting yang dapat dipelajari adalah kita jarang sekali melakukan hal-hal yang paling baik tanpa motivasi yang campur aduk. Hal ini menunjuk kepada Proses untuk terus dimurnikan.

Kedua,  kata Melihat Allah. Melihat (HORAO) yaitu melihat tidak hanya kelihatan namun mampu melihat yang tidak kelihatan.

BLEPO berarti melihat dengan mata sedangkan  THEOREO berarti sedang melihat dengan teliti (Research). Ketika seseorang hatinya murni dan hanya tertuju kepada Tuhan tanpa diikuti motivasi yang lain, maka hatinya akan terus tertuju kepada Tuhan dan kehendak Allah. Sehingga pada akhirnya ia pasti melihat Allah.

Melihat Allah terdiri dari 3 elemen, yaitu :

  • melihat Allah melalui visiNya : Apapun yang dia kerjakan berujung kepada mencari kehendak Tuhan ( Tuhan dipermuliakan).
  • melihat Allah melalui iman : Melangkah dalam ketaatan kepada Tuhan dan terus bergantung kepada Tuhan.
  • melihat Tuhan dalam kekekalan : Nanti ketika Yesus datang kedua kali. ( mengalami Tuhan muka dengan muka). Dengan demikian, orang yang melihat (Horao) Tuhan adalah orang yang central hidupnya menjadikan Tuhan segala-gala. Amin