Ringkasan Khotbah

Secara literal, buah adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan tentang produk atau hasil dari tumbuhan yang ditanam. Pada sisi lain, buah dapat diambil sebagai kias untuk menjelaskan tentang hasil karya atau hasil kerja umum atau hadiah (buah tangan), atau hasil tulisan (buah pena), atau bawahan (anak buah), atau percakapan yang cenderung ke arah gosip (buah bibir), atau akibat dari perbuatan yang menyulitkan pilihan (buah simalakama), dan sebagainya. Mengacu pada tema percakapan “Buah bagi Kerajaan Allah” dapat dikatakan bahwa pokok ini berhubungan dengan upaya menjawab pertanyaan, “Bagaimana menghasilkan buah bagi Kerajaan Allah, sehingga TUHAN dimuliakan.” Jawaban bagi pertanyaan “BUAH BAGI KERAJAAN ALLAH” diwujudkan melalui kebenaran berikut:

  1. MENGHIDUPI STATUS DAN PERAN SEBAGAI UMAT TUHAN SECARA SADAR.  Apa yang dimaksudkan dengan kebenaran bahwa kita hanya dapat berbuah bagi kerajaan Allah jika hidup SECARA SADAR sebagai Umat TUHAN untuk berbuah. Berbuah bagi TUHAN dapat terwujud melalui kebenaran berikut:  i)  Menghidupi status sebagai Umat Pilihan TUHAN, yang dikaruniakan Keselamatan dan Hak Perjanjian Berkat-Nya (I Petrus 2:9-19; Galatia 3:29).  ii)  Memiliki komitmen yang kuat untuk melaksanakan peran menghasilkan buah sebagai Umat Pilihan TUHAN (Banding Matius 21:43)                                                                                         IMPLIKASI:
    • Setia dan taat kepada TUHAN sebagai Umat Perjanjian-Nya, sehingga ada dinamika kehidupan Kerajaan Allah yang meneguhkan peran untuk menghasilkan buah bermutu – secara kualitas (Yohanes 15:1-8; Yeremia 17:8; pohon yang baik menghasilkan buah yang baik – Matius 7:17-20)
    • Meneguhkan janji hati (komitmen dan dedikasi) untuk bertindak menjalankan peran menghasilkan buah berlimpah – secara kuantitas (berakar ke bawah dan berbuah ke atas – Yesaya 37:31)
  2. MEMBUKTIKAN TANGGUNG JAWAB MENGHASILKAN BUAH DENGAN BERTINDAK.  Apa yang dimaksudkan dengan pernyataan bahwa kita hanya dapat berbuah bagi Kerajaan Allah dibuktikan melalui tanggung jawab untuk menghasilkan buah dengan bertindak?  i)  Mewujudkan status dan peran dalam kehidupan nyata sebagai Umat Perjanjian TUHAN dengan buah iman yang suci, melalui persekutuan, pelayanan, kesaksian dan pemberitaan (Yohanes 12:24).  ii)  Membuktikan status dan peran dengan tindakan nyata dalam sikap, kata dan perbuatan melalui pemberitaan Injil Kerajaan di mana TUHAN mengutus dan menempatkan umat-Nya sehingga menjadi kesaksian berkat (Matius 24:14).                                                                                                                                                                    IMPLIKASI:
  • Bukti menghasilkan buah Kerajaan Allah diwujudkan dalam kehidupan nyata sebagai kesasian iman yang suci melalui                persekutuan, pelayanan, kesaksian dan pemberitaan nyata.
  • Bukti menghasilkan buah Kerajaan Allah dibuktikan melalui tindakan nyata dengan memberitakan Injil kepada semua bangsa di mana umat-Nya berada sehingga mereka di bawa kepada Kristus Yesus Juruselamat.

 

KESIMPULAN

Menghasilkan buah bagi Kerajaan Allah yang membawa kemuliaan bagi nama-Nya dapat terwujud jika umat TUHAN meneguhkan status dan perannya sebagai umat kesayangan TUHAN yang diwujudkan melalui:

  1. Hidup dengan kesadaran iman yang suci melalui sikap, kata dan perbuatan – yang nampak dalam persekutuan, pelayanan, kesaksian dan pemberitaan sehingga menjadi kesaksian berkat kepada dunia
  2. Hidup dengan komitmen membuktikan status dan peran untuk menghasilkan buah dengan bertindak mewartakan Injil, sehingga banyak orang dimenangkan bagi kemuliaan TUHAN Allah

Kiranya TUHAN Allah memberkati dengan berlimpah. Amin