Pengkhotbah

Perikop
Roma 8:1-6

Ringkasan Khotbah

Sesuai dengan tema tahun 2015 untuk GIII se-Jepang yakni “Hidup Dalam Kepenuhan Kristus”, khotbah minggu ini sedikit menguraikan lebih dalam lagi tentang apakah hidup dalam kepenuhan Kristus itu? (lihat Roma 8:1-6). Roma 8:1 menyatakan bahwa tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus, ini adalah semata-mata kasih karunia Tuhan Yesus sendiri lewat penebusan-Nya bagi seluruh umat manusia yang hanya terjadi sekali sepanjang sejarah. Upah dosa adalah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus (Roma 6:23). Bagi mereka yang percaya kepada Tuhan Yesus dan menerima-Nya sebagai Juruselamat pribadi, tidak ada lagi penghukuman. Sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia (I Kor. 15:20-22, Roma 5:21, Yoh. 17:3).

Lebih jelas lagi dijelaskan dalam Roma 8:2 bahwa Roh Allah itulah yang memberikan kita hidup kekal dan memerdekakan kita semua dari hukum dosa dan hukum maut. Inilah salah satu alasan mengapa Allah mengutus Anak-Nya sendiri masuk dalam dunia ini menjadi sama seperti manusia dalam daging (lihat Roma 8:3). Ada juga beberapa alasan lain mengapa Tuhan Yesus harus datang dalam daging.

Sebagai penutup, hidup dalam kepenuhan Kristus berarti hidup kita harus dipimpin oleh Roh Allah atau hidup menurut Roh (lihat Roma 8:4-6).