Pengkhotbah

Perikop
Lukas 7:1-10

Ringkasan Khotbah

Banyak hal tentang Yesus yang membuat kita takjub. Ia Raja diatas segala Raja, tapi lahir di palungan; Ia dihukum mati meskipun tidak bersalah, namun Ia mengampuni orang-orang yang menghukumnya. Apakah hidup kita membuat Yesus takjub? Disini mari kita belajar dari kehidupan seorang perwira di Kapernaum. Hal-hal apakah yang membuat Yesus takjub dari seorang perwira di Kapernaum.

  1. Mengasihi Sesama (ayat 2)

    Perwira tersebut meminta kesembuhan untuk hambanya. Kata hamba yang dipakai adalah “antimos”, yang berarti sesuatu yang berharga dan disimpan dengan baik. Padahal hamba itu sudah tidak bermanfaat bagi dirinya, bahkan pada saat itu sudah lumrah untuk membunuh/membuang hamba (budak) ketika ia tidak berguna lagi.

    Perwira itu adalah orang yang kaya dan memiliki jabatan. Namun meskipun demikian ia mengasihi hambanya dan tidak memandang posisi dan jabatannya.
    Untuk mengasihi sesama, kita harus mengerti bahwa kita semua itu sama. Dihadapan Tuhan, kita semua sama dan sepadan, tidak ada yang lebih baik satu sama yang lain.

  2. Kemurahan Hati (ayat 4-5)

    Pada saat itu seorang perwira (Centurion) memaksa orang-orang Yahudi untuk berdoa. Karena orang Roma memiliki konsep bahwa orang yang taat beribadah, dia juga akan taat kepada penjajah.
    Namun bukan hanya persoalan rohani, perwira ini juga mendukung pembangunan fisik dari Synagoge. Dia bermurah hati untuk mendukung pembangunan tempat ibadah umat Yahudi, bangsa yang dijajahnya.

  3. Kerendahan Hati (ayat 6)

    Meskipun ia seorang yang berpangkat, namun ia tetap memanggil Yesus sebagai Tuhan. Meghormati Yesus dan memanggilnya sebagai Tuan. Meskipun pada saat itu orang Yahudi memiliki derajat yang lebih rendah daripada orang Romawi.

  4. Percaya dan Yakin akan Kuasa Firman (ayat 7)

    Perwira itu memiliki keyakinan yang kokoh atas Firman dan Kuasa Yesus.