Ringkasan Khotbah

Ada beberapa hal yang menjelaskan betapa berharganya manusia dimata Yesus, sehingga orang yang dianggap tidak waras maupun diasingkan dianggap berharga.

Yesus punya rencana kekal dalam hidupmu

Dalam setiap perjalanan/kunjungan Yesus, Dia sudah punya rencana yaitu tujuan menyatakan kemuliaan Allah, sehingga semua orang dapat mengenal Allah didalam diriNya. Sehingga dari hal ini tidak bisa dikatakan bahwa ketika Yesus berada/melewati suatu tempat adalah suatu kebetulan, tapi semua dalam rencanaNya, dan itu adalah rencana kekekalan Allah. Jauh sebelumnya rencana penyelamatan manusia dari hukuman dosa sudah disebutkan dalam Kejadian 3:15, dan melalui nubuatan para nabi Allah dalam kitab perjanjian lama.

Dalam kisah Yesus di Gerasa, kita dapat melihat betapa berharganya orang yang kerasukan setan itu dimata Yesus. Sehingga Yesus memiliki rencana untuk menemuinya. Yesus melakukan hal tersebut sekalipun orang disekitar situ tidak menghargainya sebagai manusia. Mereka tidak punya iman untuk kesembuhan orang tersebut.

Yesus menghargai manusia lebih dari harta

Orang Gerasa ini dibiarkan dikuburan seperti sudah dianggap orang buangan atau dianggap mati. Yesus datang ke Gerasa bukan untuk menginjili dan menyelamatkan orang-orang Gerasa, tapi datang menyelamatkan orang yang dibawah pengaruh kegelapan dan akan mati binasa. Ia lebih mengutamakan jiwa orang kesurupan tersebut dan mengorbankan 2000 ekor babi masuk ke jurang dan mati. Melalui bagian ini, Yesus mau menunjukkan bahwa harta dunia begitu sangat tidak berharga dibandingkan dengan 1 jiwa.

Yesus menjadikanmu hidup berkarya

Setelah orang itu dibebaskan dari belenggu setan ia meminta ijin kepada Yesus untuk memperkenankan dirinya mengikuti Yesus. Yesus tidak memperkenankannya, sebaliknya Yesus memberi tugas kepadanya untuk menjadi saksi bagi Yesus di tempat tinggalnya maupun beberapa daerah Dekapolis disitu. Sangat mengagumkan, Yesus tidak hanya mengusir setan dari hidupnya dan menyembuhkan fisiknya, tapi Yesus menghargainya dengan menggantungkan tugas dan tanggung jawab kepadanya untuk mewartakan tentang perbuatan Tuhan dalam hidupnya.


Dari bagian ini, ada beberapa hal yang dapat kita aplikasikan dalam kehidupan kita:

  1. Oleh karena hidup kita berharga dimataNya, maka mulailah menghargai diri sendiri. Jangan sampai belenggu-belenggu yang ada disekitar kita menjadikan penghambat bagi kita untuk bertemu dengan Tuhan. Kita tidak bisa apa-apa jika terus berputar-putar dengan masalah. Mari kita selesaikan permasalahan kita bersama dengan Tuhan, maka kita akan menjadi seorang pemenang yang kuat dalam setiap ujian persoalan hidup, karena diri kita berharga dimataNya.
  2. Jangan menganggap harta, kekayaan, uang, maupun jabatan sebagai sesuatu yang berharga. Mulailah menghargai orang-orang dekat yang ada disekitar kita lebih dari apapun, utamakanlah keluarga (istri, suami, anak, dan orang tua) karena mereka adalah hartamu yang sangat berharga, yang Tuhan hadirkan dalam hidup kita untuk dikasihi.
  3. Tuhan Yesus menyelamatkan kita dan menjadikan hidup kita berharga. Mari kita gunakan kesempatan hidup yang Tuhan berikan sekarang ini untuk menjadi berguna bagi orang lain. Sebagai manusia yang berharga dimataNya, tentunya kita memiliki banyak potensi, bertanggung-jawablah untuk menggali potensi tersebut, berkaryalah, dan terus mengucap syukur.