Ringkasan Khotbah

  1. Hidup bukan panjang tapi isi

    Orang- orang memiliki umur panjang dalam kontek teks ini, tidak memiliki catatan sebagaimana Henokh. Mereka hanya dikatakan memperanakan … Dan matilah mereka. Ini mau menunjukan bahwa yang penting dalam hidup bukan masalah panjang nya hidup ini tetapi isinya.

    Namun hidup yang memiliki isinya benar harus dimulai dengan iman harus bergaul dengan Allah (Kej 5:22-24). Supaya bisa bergaul dengan Allah perlu adanya langkah: 1) Harus mengakui Allah ada. (bibit iman) (Ibrani 11:6). Bibit iman ini dikaruniakan bagi semua orang (potensi beragama) namun selanjutnya butuh iman yang menyelamatkan. (Roma 10:17) setelah diselamatkan maka ia harus mengerjakan keselamatan. (Filipi 2:12) maka itu berkaitan dengan pengakuan bahwa Allah menyediakan upah. 2) harus mengakui adanya upah (ibrani 11:6 mengenai peran iman dan perbuatan —-Ayat ini juga memiliki pararel dengan I Korintus 15:58).

  2. Hidup bukan Awalnya tetapi belakangnya (Ibrani 11:5, Yudas 1: 14-16, kej 5:24)

    Mengapa bukan awalnya tapi akhirnya: Semua manusia memiliki awalnya yaitu lahir setelah lahir itulah akan di proses untuk menentukan isinya. Namun isinya ini akan mengarah kepada 2 hal: 1) Kesaksian dia setelah mati (Ibrani 11:5), kenapa dia punya kesaksian (Yudas 1:14-16) dia tidak hidup sesuai dengan 7 dosa yang dilakukan oleh 7 generasi sampai kepada zamannya. 2) Tempat yang dia tuju (kepada Allah).