Pengkhotbah

Perikop
Hakim-Hakim 6:12

Ringkasan Khotbah

Ayat tersebut ditunjukkan kepada Gideon. Di ayat itu, Gideon dikatakan gagah dan pemberani, namun pada kenyataannya Gideon sedang bersembunyi dan takut karena Bangsa Israel sedang dijajah Bangsa Midian.

Secara konteks cerita alkitab, realita kehidupan Gideon adalah seorang yang pengecut, namun mengapa Tuhan menyatakan dia sebagai pahlawan, seseorang yang gagah dan berani?
Disini Tuhan melihat apa yang menjadi potensi Gideon. Allah tidak peduli dengan masa lalu dan kondisi Gideon.

Disini kita belajar mengapa Tuhan berkata demikian? Apa yang dimaksudkan oleh Tuhan?

  1. Landasan orang yang gagah dan perkasa adalah penyertaan Tuhan, bukan kekuatan orang tersebut (ayat 12-14)

    Di ayat 12-14, kita dapat menemukan kata “menyertai” sebanyak dua kali, disini ditekankan bahwa Tuhan menyertai Gideon.

    Dan dikisah selanjutnyapun, Gideon meminta tanda kepada Tuhan.
    Setelah itu, Gideon berani menyingkirkan berhala-berhala dari keluarganya. Hal ini dilakukannya sebelum menjadi berkat bagi pembebasan Bangsa Israel.

    Sebelum menjadi berkat bagi sesama, marilah kita mengintrospeksi diri kita, buang semua berhala-berhala dalam diri kita.

  2. Gideon diurapi/dikuasai Roh Kudus (ayat 34)

    Gideon pahlawan karena dia menundukkan konsep berpikir manusia, berserah kepada Tuhan, dan maju didalam Iman.

  3. Tuhan yang memimpin (Hak 8:23)

    Meskipun Gideon memperoleh banyak kemenangan, tapi dia tau dan berserah kepada Tuhan (Sole deo gracia).