Pengkhotbah

Perikop
filipi 1:9-11

Ringkasan Khotbah

  • “Inilah doaku”
    Filipi 1:9-11
    Surat dari Paulus selalu berstruktur surat kuno di mana diawali dengan Salam, diikuti
    dengan Ucapa Syukur, dan diakhir dengan Doa. Pada khotbah ini, kita sudah masuk di
    bagian Doa.
    Kita semua menyetujui bahwa doa adalah nafas kehidupan. Pada jaman Paulus itu doa
    dipanjatkan kepada dewa-dewa tapi Paulus menjelaskan doa yang benar harus ditujukan
    kepada Bapa melalui Yesus Kristus dan diajarkan oleh Roh Kudus.
    Doa kepada dewa berisi untuk memohon sukses, sehat, dan kaya. Jika orang Kristen berdoa
    seperti itu juga apa bedanya dengan doa kepada dewa-dewa?
    Paulus mengajarkan bahwa orang Kristen harus mendoakan yang lebih besar daripada
    kepentingan duniawi.
    Lalu apa isi doa Paulus?
    Ayat 9 Paulus menuliskan “semoga kasihmu melimpah lebih dan lebih”.
    Apa artinya melimpah lebih?
    Kasih yang melimpah hanya dari Kristus di mana maut sekalipun tidak bisa memisahkan
    kasih itu atau bisa juga disebut sebagai kasih yang tak berkesudahan.
    Paulus juga menuliskan “dalam pengetahuan” (bahasa Yunani: epignosis) yang berarti
    pengetahuan akan yang benar.
    Kebenaran itu dapat dipelajari melalui doktrin. Jika anda
    tidak mempedulikan doktrin, bisa dipastikan anda memiliki doktrin yang sesat. Aplikasi
    tanpa doktrin itu sesat, begitu juga doktrin tanpa aplikasi itu kering.
  • Paulus mengajarkan kasih dengan doktrin yang benar dan “dalam segalam macam
    pengertian”. Pengertian berarti pengertian yang benar akan Allah bukan hanya sekedar
    general knowledge.
    Ayat 10 Paulus menuliskan “sehingga kamu dapat memilih apa yang baik”. Kata “baik”
    dalam bahasa Yunani menggunakan kata “dokimazo” yang berarti perlu pengujian.
    Selanjutnya Paulus menuliskan “supaya kamu suci dan tak bercacat” yang berarti kita
    jangan sampai menjadi batu sandungan.
    Ayat 11 Paulus menuliskan “buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus” yang
    berarti untuk kemuliaan Tuhan seperti pada Rom 11:36.

    dirangkum oleh,
    sdr. Garry Sinawang