Pengkhotbah

Perikop

Ringkasan Khotbah

Kamu Ada Di Dalam Hatiku
Filipi 1:7-8
Paulus sedang berada di dalam penjara ketika menuliskan surat ini untuk jemaat di Filipi, suatu masa
antara 60 dan 62M. Meskipun ditulis dari penjara, surat Paulus kepada jemaat di Filipi telah
digambarkan oleh cendekiawan sebagai yang paling bernada bahagia di antara tulisan-tulisannya.
Kecintaan Paulus akan Jemaat di Filipi ini dilandasi oleh relasi yang dalam yang dibangun oleh Paulus
(bersama Timotius) ketika masih melayani di sana.
Kedalaman relasi Paulus dan jemaat di Filipi dapat dilihat pada ayat 7, relasi tersebut dibangun melalui
perjuangan dari awal Paulus bersama-sama dengan mereka sampai pada Paulus dipenjarakan. Bukti lain
kedalaman relasi ini juga dapat ditemukan pada ayat ke 8, “Sebab Allah adalah saksiku betapa aku
dengan kasih mesra Kristus Yesus merindukan kamu sekalian.” Kalimat “Allah adalah saksiku” dalam
kebudayaan Yunani dan Romawi memiliki arti “orasi”−menunjukan bahwa apa yang dikatakan oleh
orator adalah sesuatu yang benar dan kebenaran perkataannya diikuti oleh integritas kehidupannya.
Oleh karenanya jemaat di Filipi tidak pernah meragukan kedalaman hati Paulus.
Secara umum ayat 7, kamu ada di dalam haku, ingin memberikan kita pemahaman tentang gambaran
relasi yang seharusnya kita bangun di dalam kehidupan kita. Relasi yang dalam tersebut harus mencakup
hal-hal di bawah ini:
1. Relasi integritas– yaitu relasi yang mbul karena perjuangan bersama dalam pelayanan dan
dilandasi oleh Kristus.
2. Relasi karena Injil− yaitu relasi yang menjadikan Injil adalah tujuan utama.
3. Relasi yang terbina− yaitu relasi dengan peran yang berbeda namun dengan tujuan yang sama
(bertumbuh di dalam Kristus).
dirangkum oleh,
sdri. Liliany N. Pamasi