Ringkasan Khotbah

Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita menjumpai orang-orang yang menunjukkan kemurahan hati baik dari pengikut Kristus maupun bukan pengikut Kristus. Jika demikian apa yang menjadi pembeda kualitas kemurahan hati pengikut Kristus dan bukan pengikut Kristus. Apabila kita memperhatikan 1 Korintus 13:4 ”… kasih itu murah hati…” dalam bahasa Yunani ditulis sebagai krestemeomi dengan kata dasarnya adalah krestotes. Krestotes artinya kesetiaan dilakukan sebagai sebuah kewajiban kepada orang-orang karena adanya ikat janji (covenant) kita dengan Tuhan. Dengan kata lain kita melakukan sesuatu atas dasar janji kita dan tanggung jawab kita terhadap Tuhan yang sudah bermurah hati lebih dulu kepada kita. Ujungnya adalah supaya orang melihat contoh kemurahan Tuhan yang terpancar melalui hidup kita. Motivasi inilah yang menjadi pembeda antara pengikut Kristus dan bukan pengikut Kristus.

Motivasi menunjukkan kebaikan yang berujung kembali kepada Tuhan sangat penting. Mengapa?

  1. Motivasi yang salah justru membuat kita bersalah dihadapan Tuhan. Semakin berbuat baik justru semakin bersalah.
  2. Motivasi yang salah hanya ingin menunjukan bahwa dirinya lebih hebat atau tinggi dibanding orang dibawahnya.
  3. Motivasi yang salah memicu potensi kesombongan, yaitu ingin dilihat oleh orang lain bahwa dirinya punya kelebihan.

Adapun orang yang bermurah hati akan memiliki sikap sebagai berikut :

  1. Tidak pilih-pilih. Orang yang bermurah hati tidak membatasi ruang lingkupnya (lihat Lukas 10:29) juga bukan untuk mendapat pujian dari orang lain.
  2. Tidak memakai alasan-alasan rohani untuk tidak berbelas kasihan. (lihat Lukas 10:31)
  3. Menjadikan Firman Tuhan sebagai standar untuk bermurah hati. (lihat Lukas 10:33)