Pengkhotbah

Perikop
Roma 14:17-18

Ringkasan Khotbah

Tema khotbah minggu ini adalah mengenai kehidupan Kerajaan Allah (terambil dari Roma 14:17-18), yang berkaitan erat dengan tema khotbah sebelumnya dari contoh iman Abraham.  Di sini disebutkan bahwa Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman (Roma 14:17), jadi Kerajaan Allah itu lebih erat kaitannya dengan hal rohani, dibandingkan dengan soal makan dan minum.  Lalu selanjutnya dalam Roma 14:17-18 disebutkan bahwa Kerajaan Allah itu adalah soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Dalam pengadilan Allah, setiap manusia di muka bumi ini divonis hukuman mati karena akibat dosa (upah dosa adalah maut).  Di sini dapat kita lihat sifat Allah yang adil dan kesucian-Nya.  Namun di sisi lain Allah juga adalah kasih, Allah juga menginginkan setiap manusia diselamatkan sehingga Allah mengutus anak-Nya yang tunggal Yesus Kristus sebagai pengganti dosa setiap umat manusia.  Melalui karunia & pengorbanan Tuhan Yesus ini dan bagi setiap orang yang percaya akan diselamatkan.  Puji Tuhan!!  Dalam Perjanjian Lama, bangsa Israel harus mempersembahkan korban bakaran domba yang sejati kepada Allah guna pengampunan dosa, tapi korban bakaran ini harus dilakukan setiap tahun karena nilainya hanya sementara.  Nilai korban bakaran binatang tidak dapat menggantikan nilai dosa manusia.  Tetapi lewat pengorbanan Tuhan Yesus yang adalah Allah dan rela datang ke dunia ini sebagai manusia pengganti hukuman dosa manusia, sekarang kita semua dapat berkenan di mata Allah. 

Untuk masuk dalam Kerajaan Allah, kita harus lahir baru seperti apa yang diajarkan Tuhan Yesus kepada Nikodemus (Yoh. 3:3).  Dan kita dapat menyembah Allah lewat roh dan kebenaran, dan kita diberikan penolong Roh Kudus yang memampukan kita untuk mengenal Allah.  Roh Kudus yang tinggal dalam diri kita yang mengajarkan kebenaran, dan memberikan damai sejahtera dan sukacita.  Dalam Roma 14:18, barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia.