Pengkhotbah

Perikop
Mazmur 62:1-2

Ringkasan Khotbah

Banyak kisah artis terkenal yang meninggalkan dunia ini dengan cara yang mengenaskan (overdosis obat penenang).  Satu pertanyaan besar yang muncul adalah apakah mereka tidak punya ketenangan dalam hatinya sehingga mereka harus menggunakan obat penenang yang pada akhirnya kelebihan dosis itu mengakibatkan mereka meninggal?  Bukankah mereka telah memiliki semua yang dikejar oleh dunia sebagai jaminan ketenangan, seperti ketenaran, kekayaan, banyaknya fans yang seringkali memuja-muji mereka.  Mengapa semuanya itu tidak menjamin hati mereka dapat tenang? 

Raja Daud dalam Mazmur 62 :1-2, menjelaskan bahwa ketenangan hanya didapatkan waktu ia dekat Allah (percaya Allah dan bergaul intim dengan-Nya).  Dibandingkan dengan para artis diatas, raja Daud melebihi mereka, sebab Daud memiliki semua hal yang dicari oleh dunia : jabatan sebagai Raja, kekayaan, popularitas namun bagi Daud semua yang dia miliki tidak menjamin ketenangan, dan bagi Daud hanya dekat Allah dia tenang. Mengapa hanya dekat Allah ada jaminan ketenangan?

1. Damai berkaitan dengan hati manusia, maka hati tidak dapat dipuaskan oleh apapun juga kecuali Allah sendiri, yang menciptakan hati manusia.
2. Allah membawa kita dalam setiap perjalanan hidup pasti dengan suatu makna.  Bila kita berjalan bersama dengan Allah maka kita sanggup mengucap syukur dan akhirnya membawa ketenangan dalam hati kita.
3. Damai yang Tuhan berikan adalah damai yang kekal dan tidak bergantung kepada apa yang terjadi diluar kita, sebab damai yang dikaruniakan dalam hati kita ditopang oleh Roh Kudus. Dalam Galatia 5:22 disebutkan damai merupakan salah satu buah Roh, sehingga bila kita berharap pada-Nya ada damai dalam hati kita.