Pengkhotbah

Perikop
Roma 1:16-17

Ringkasan Khotbah

Prolog hari Pentakosta.
Makna hari pentakosta dalam perjanjian lama ada 2. Turunnya loh batu kepada musa dan ucapan syukur hasil panen yang dilakukan dengan membuat roti bundar. Pada perjanjian baru, pentakosta ditandai dengan turunnya roh kudus kepada murid-murid Tuhan Yesus namun makna utamanya bukanlah turunnya roh kudus tersebut, namun Firman Tuhan yang turun pada saat itu.

Mengapa kita harus berdiri kokoh diatas injil?
・Ayat 16: Injil adalah Kekuatan Allah
Tidak ada kemungkinan orang pilihan Allah, orang yang akan diselamatkan Allah mati diluar injil. Hanya melalui injil orang dapat diselamatkan.

・Ayat 17: Karna didalamNya (Injil) nyata kebenaran Allah
Kebenaran yang dimaksud di dalam ayat ini ditulis dalam kebenaran Alitetheia. Berbeda dengan Dikaiosune, kebenaran Alitheia tidak perlu pembuktian, sehingga tidak bisa dibuat-buat. Contoh: kebenaran dalam pengadilan adalah dikaiosune, oleh karena itu kebenaran di dalam pengadilan bisa dimanipulasi.

・Ayat 17: Orang Benar akan Hidup oleh Iman
Iman Natural pada dasarnya dimiliki setiap manusia. Iman ini tumbuh dari wahyu umum. Sebagai produknya manusia memiliki moralitas dan Agama. Tidak ada manusia yang dilahirkan tanpa Agama. Iman ini tergolong iman yang tidak menyelamatkan.
Iman yang tumbuh dari Firman Tuhan yang akan menyelamatkan manusia.

Penutup
“Iman orang percaya dalam kondisi apapun tidak akan pernah menjadi minoritas, karena iman tidak bergantung kepada jumlah, tapi ditentukan oleh siapa yang hadir dalam iman itu. Iman itu berkaitan dengan Tuhan, maka Tuhan tidak pernah menjadi minoritas.”

 

dirangkum oleh,

Alvin Giovanni Bhuana