Ringkasan Khotbah

Walaupun hari Sabath dipindah ke hari minggu, tetapi larangannya tetap berlaku atau tidak dibatalkan. Keluaran 20 : 8 menuliskan, ”Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabath.” Jadi kita tidak hanya di suruh untuk mengingat hari sabath, tetapi menguduskannya.

Kata Kudus (QADOS) itu sendiri memiliki 3 arti yaitu :

  • dipisahkan,
  • dikhususkan untuk tujuan tertentu dan
  • suci.

Namun berkaitan dengan ayat 8 ini, kata Kuduskanlah Sabath lebih mengarah kepada pengertian dipisahkan dan di khususkan. Artinya hari sabath (minggu) di pisahkan dari hari lain dan di khususkan bagi Tuhan.

Selanjutnya, larangan pada sabath minggu :

  1. Keluaran 20 : 9-10 yang menuliskan, ”enam hari lamanya engkau akan bekerja…” Artinya kita tidak boleh malas. Kalau kita malas tidak tahu mirip siapa? Tuhan Rajin menopang seluruh ciptaan. Setan juga rajin bekerja menjatuhkan orang percaya. Maka Amsal 6:6 menuliskan, ”Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak..” Belajarlah kepada semut karena semut rajin mengumpulkan makanan.
  2. Kalimat selanjutnya dalam ayat 9: “dan melakukan segala pekerjaanmu,..” Artinya kita boleh bekerja pada 6 hari namun segala pekerjaan itu harus di selesaikan pada 6 hari, tidak boleh di bawa ke hari ke 7. Kalau di bawa ke hari 7 kita tidak menguduskan hari ke 7 sebab kita tidak memisahkan dan mengkhususkan hari itu bagi Tuhan. (maka minggu tidak boleh lembur).
  3. Keluaran 34:21 berbicara tentang musim membajak dan menuai. Musim tersebut adalah musim sibuk, namun tidak boleh mengorbankan hari sabath dengan alasan sibuk. Kalau Tuhan memberikan perintah ini, maka Tuhan sudah memberkati kita selama 6 hari lebih dari 1 hari. Ini sama dengan Persembahan PERSEPULUHAN. Kalau gaji 1juta kasih 100ribu. Maka Tuhan memberkati 900ribu pasti cukup untuk kebutuhan kita. D L Moody mengatakan bahwa, ”Pada waktu bangsa Israel Masuk ke tanah kanaan Allah memberitahukan mereka untuk membiarkan tanah mereka beristirahat setiap 7 tahun dan Ia akan memberikan kepada mereka sama banyaknya dalam 6 tahun seperti dalam 7 tahun. Selama 490 tahun mereka mengabaikan hukum tersebut.” Tetapi perhatikan, Nebukadnezar datang dan membawa mereka ke Babelonia dan menaruh mereka 70 tahun dalam pembuangan. Tanah itu mendapatkan perhentian 70 x istirahat sabathnya. 7×70:490. Jadi mereka tidak mendapat keuntungan dengan melanggar hukum itu. D.L Moody melanjutkan bahwa, ”Kamu bisa memberikan kepadaNya hariNya atau Ia akan mengambilnya sendiri.”

Batasan untuk tidak bekerja pada hari sabath:

1. Urusan Darurat (Lukas 14:5, Matius 12:1-3).

2. Menolong atau berbuat baik (Matius 12:10-12).

Kewajiban pada Sabath Minggu menurut Imamat 23:3. Ada 2 hal yang di lakukan pada sabath.

1. Perhentian penuh

2. Pertemuan Kudus. Berbakti menjadi Tujuan.

Bagaimana dengan Pendeta yang bekerja pada hari sabath, apakah itu tidak berdosa? Jawabannya tertulis dalam Matius 12:5 (imam-imam melanggar hukum sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah). Jadi istirahat tidak beribadah salah, tetapi habis ibadah bekerja juga salah. Jadi penekanan seluruh sabath artinya seluruh hari. Menurut Thomas Watson, ”Sebagaimana mana turun jam 5-6 pagi.. bisa dipungut dan sisa waktu untuk ibadah. Ternyata Tuhan tidak menyetujui.” Jadi berdoa, menyanyi, khotbah bukan merupakan satu pekerjaan yang tidak boleh di kerjakan namun harus dilakukan karena berkaitan dengan ibadah dalam tempat kudus. Mazmur 92:1– Menyanyi, Dengar Firman dan berdoa pada sabath.

Dimana kita beribadah pada sabath?

Imamat 19:30 menuliskan ”..menghormati tempat kudus-Ku…” selanjutnya  Imamat 26:2 juga menuliskan ”..menghormati tempat kudus-Ku…” Dengan kata lain, kita harus beribadah di tempat kudusNya Tuhan. Mengapa?

1. Ada kemah suci dipusat di Silo setelah itu dipindahkan ke Yerusalem.

2. Tuhan memberikan karunia dan jabatan dalam bait suci/ gereja.

3. Ibadah Kristen tidak hanya Vertikal tetapi juga Horisontal (Berbakti kepada Tuhan dan bersekutu dengan saudara seiman). Dengan kata lain dengan berbakti kita mengikuti perintah Tuhan seperti tertulis dalam Ibrani 10:25 ”Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita,..” Namun di sisi lain, berbakti kepada Tuhan juga bukan hanya untuk kepentingan Tuhan tetapi juga adalah kebutuhan kita. Matius 4:4 berbicara tentang kebutuhan manusia yang meliputi 2 hal yaitu Roti dan Firman. Roti untuk makanan jasmani tetapi Firman untuk Roh/Jiwa. (setelah kita melihat bumi ini selama 6 hari maka kita membutuhkan 1 hari untuk melihat Tuhan).

JANGAN BERIBADAH SEPERTI KAPAL SELAM (artinya baru 3 bulan muncul) bahkan lebih lama tenggelamnya dari kapal selam karena 11 bulan baru muncul.

Bolehkah beribadah bukan di tempat bukan gereja? Gereja bukan gedung tetapi kumpulan orang percaya. (setiap orang percaya berkumpul dan memuliakan Tuhan itulah ibadah. (1 Korintus 1:2). “mereka yang dikuduskan”

Bolehkah kita beribadah di hari lain? Dalam Keluaran 20:8-11. Yang disuruh bekerja 6 hari. Disana tidak ada larangan untuk beribadah pada hari itu. Maka bisa beribadah. Asalkan hari minggu dijadikan prioritas. Amin.