Pengkhotbah

Perikop
Markus 5:1-20

Ringkasan Khotbah

Khobah kali ini membawa kita melihat kepada manifestasi dan bukti bahwa Yesus adalah Allah, yang dapat kita telusuri lagi melalui hidup Yesus selama di dunia ini:

  1. Manifestasi kuasa Yesus dalam mengintervensi kondisi alam (Markus 4:35-41).  Dapat kita lihat bahwa Tuhan Yesus berkuasa mengontrol alam ini, dan dengan begitu kita tidak seharusnya mengantungkan hidup kita pada kondisi alam.  Lebih baik bila kita mengantungkan hidup kita kepada Allah yang berkuasa atas alam.
  2. Manifestasi kuasa Yesus mengintervensi kuasa kegelapan (Markus 5:1-20).  Roh jahat pun tahu bahwa Yesus adalah anak Allah, sampai Setan pun menyembah Yesus.  Setan menyembah Yesus karena rasa takut, tetapi orang percaya yang telah diselamatkan tidak seharusnya menyembah Yesus berdasarkan kasih, cinta dan rasa hormat.
  3. Manifestasi kuasa Yesus atas penyakit (Markus 5:25-34).  Perempuan yang sudah 12 tahun menderita pendarahan dapat sembuh menunjukkan bahwa Tuhan Yesus punya kuasa atas penyakit.
  4. Manifestasi kuasa Yesus atas kematian (Markus 5:35-43).  Kuasa maut membuat manusia tidak berdaya, namun Tuhan Yesus punya kuasa atas maut yang ditunjukkan lewat kuasa kebangkitan atas orang yang telah mati.  Tuhan Yesus adalah sumber hidup karena Dia-lah kebangkitan dan hidup.

Hal di atas dapat menunjukkan bahwa Tuhan Yesus adalah benar-benar Allah.  Tuhan Yesus tidak hanya memiliki kuasa yang begitu luar biasa saja, tetapi dalam menyatakan kuasaNya selalu ditopang oleh:

  • Kasih (Markus 5:19).  Kuasa tanpa kasih adalah kekerasan/kekejaman yang bersifat menghancurkan.  Tetapi, kuasa atas dasar kasih adalah kemurahan, kepedulian serta belas kasihan untuk melepaskan sesama dari berbagai macam belenggu.  Kita dapat melihat dengan jelas kuasa dan kasih Tuhan Yesus ini dinyatakan atas orang yang kerasukan setan. 
  • Konsep nilai yang benar (Markus 5:12-13).   Di sini dapat kita lihat perbandingan nilai antara satu orang manusia dan dua ribu ekor babi.  Segala sesuatu yang dilakukan Tuhan Yesus  pastibernilai kekekalan, dan inilah yang membuatNya memilih melepaskan satu manusia dari jeratan roh jahat dibandingkan dengan dua ribu ekor babi.  Dapat kita lihat kontras yang jelas antara hal yang bernilai kekal dan hal yang bersifat sementara (fana).
  • Strategi yang tepat (Markus 5:18-20).  Mungkin menjadi suatu pertanyaan mengapa Tuhan Yesus tidak mengizinkan orang yang sudah dipulihkan-Nya dari gangguan roh jahat itu  untuk mengikut Yesus.  Dalam hal ini dapat kita lihat bagaimana Tuhan Yesus bekerja dengan rencana terbaik yang tentunya tepat pada waktuNya.  Orang ini akhirnya menjadi saksi Yesus di kampung asalnya, dan akhirnya banyak orang menjadi percaya.