Pengkhotbah

Perikop
Amsal 23:18

Ringkasan Khotbah

Setiap manusia didunia ini memiliki banyak keinginan, banyak impian, banyak rancangan. Sehingga tidak heran kalau secara tidak sadar manusia sebenarnya sedang berlomba menunjukkan kualitas dirinya untuk membuktikan kepada dunia bahwa dia bisa. Ada juga yang berusaha mendapatkan pengakuan dari dunia atas prestasi yang dia miliki. Tapi sayang, sampai mati tidak ada seorang pun yang mengakuinya sebagai yang berkualitas.

Banyak tokoh memiliki ide yang cemerlang dan menduduki sebuah jabatan penting. Baik dalam dunia religi, politik, ekonomi, sosial. Tetapi pada kenyataanya semua ide cemerlang itu tidak dapat terwujud. Sampai dia mati, idenya tidak menjadi kenyataan. Ada juga yang telah turun dari jabatanya tetapi idenya dan pengaruhnya masih ada. Bahkan ada juga meskipun sudah mati, idenya masih memberikan sumbangsi besar terhadap kehidupan manusia sesudah dia.

Oleh karena realita inilah manusia berada dalam sebuah keinginan untuk mengetahui kepastian akan perjalanan hidupnya dimasa mendatang. Maka berbagai cara dilakukan. Mereka mencari kepastian masa depan melalui:

  • Peramal: banyak orang percaya bahwa peramal adalah orang pintar yang bisa memberitahukan masa depan seseorang. Apakah benar?
  • Pemanggil arwah: banyak orang datang kekuburan orang sakti, apakah itu kakek kita atau kakeknya kekasih kita atau kakeknya orang lain. Yang pasti mereka datang meminta petunjuk berkat kepada arwah. Baik secara langsung maupun melalui mediatot.
  • Ada juga yang membuat perencanaan jangka pendek dan jangka panjang menurut petunjuk Teori perencanaan.
  • Dan sebagainya apapun itu namanya.

Oleh kerena keinginan manusia untuk mengetahui masa depanya inilah menyebabkan sehingga dalam berbagai upaya ingin mencari kepastian jalan hidupnya. Kalau kita mau jujur, apakah setiap kita akan menjadi senang kalau Tuhan memberitahukan masa depan kita secara jujur dan pasti? Belum tentu.

Karena kebanyakan orang akan menerima dengan senang kalau masa depan dan perjalanan hidupnya diramalkan happy ending. Tetapi sebaliknya, kalau seseorang di ramalkan akan menjadi sewasa, usahanya berhasil, kekayaanya dirampok, perusahaanya bangkrut, rumah terbakar, istri dan anaknya meninggalkan dia. Keadaan ini pasti menyebabkan banyak orang tidak akan sanggup menerima masa depan yang pahit seperti itu.

Mana yang lebih baik apakah kita mau Tuhan memberitahukan secara pasti dimasa yang akan datang apa yang terjadi didalam hidup kita? Ataukah Tuhan tidak perlu memberitahukan itu kepada kita. Ini menarik.

Dari tema ini dikatakan Melangkah dalam Kepastian. Ayat dalam Amsal ini menantang kita, sambil membasmi kebodohan kita yang selama ini berusah keras mencari tahu jalan hidup kita nanti. Bagaimana orang percaya bisa melangkah dalam kepastian?

Hati yang bijak (15)

Setiap manusia ingin dikatakan bijak. Sehingga hal ini mendorong banyak orang untuk bertindak hati-hati, berbicara hati-hati, mengambil keputusan hati-hati, dan melaksanakan hasil keputusan juga hati-hati. Supaya mereka disebut bijak. Apakah demikian? SBY adalah presiden yang terlalu hati-hati. Maka beliau terkesan kurang berani.

Ada juga pejabat yang berani dan tegas. Sehingga terkesan arogan dan tidak bijak. Apakah demikian? Hati-hatinya seorang pengemudi angkot, dengan seorang pengemudi truk pasti beda. Seorang pengemudi truk hati-hatinya tergantung seberapa besar dia menghargai nyawanya sendiri dan barang yang dia bawa dalam truknya. Tetapi seorang pengemudi angkot, hati-hatinya akan tergantung pada seberapa besar dia menghargai nyawanya dan nyawa para penumpang yang dia bawa. Itu pun masih ada pengemudi angkot yang tidak menghargai nyawa penumpangnya. Nah, hati-hatinya pengemudi angkot dan pengemudi truk tidak sama dengan hati-hatinya pengemudi Formula satu (F1).

Dunia memiliki penilaian nilai atas kebijaksanaan hati berfariasi. Karena setiap manusia telah mewarisi penilaian nilai dari nilai moral yang diwarisi dari nenek moyang. Maka Petrus berkata: “…kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang telah diwarisi dari nenek moyang….” (1Petrus 1:18). Maka siapapun kita, semuanya telah mewarisi penilaian nilai yang telah tercemar oleh dosa. Sehingga:

  • Agama tidak bisa menilai penilaian nilai atas kebijaksanaan hikmat Allah. Karena buktinya agama pun salah menilai tentang Allah. Agama Yahudi yang mewarisi ajaran Nabi Musa gagal menilai Hikmat Allah yang datang melalui Yesus Kristus. Kalau Yahudi bisa gagal, apa hebatnya agama yang melawan Yahudi? Itu tidak usa ditanyakan pasti gagal total.
  • Budaya siapapun di dunia ini tidak bisa dipakai untuk menilai penilaian nilai atas kebijaksanaan hikmat Allah. Sehingga tidak heran banyak kebudayaan menentang Allah. Kebudayaan agama Yahudi yang begitu tinggi dan luarbiasa baik secara reliji dan moral pun masih gagal menilai Hikmat Allah yang datang melalui Yesus Kristus. Apa hebatnya budaya kita? Semuanya telah tercemar oleh dosa.

Kegagalan ini harus kita sadari sebagai orang Kristen. Orang yang memiliki hati yang bijak adalah dia yang memberikan hidupnya, hatinya ditebus dengan darah Kristus yang telah tertumpah di Kalvary. Hati yang terpusat pada Kristus. Hanya di dalam Kristus kita bisa mengenal Allah. Hanya didalam Kristus segala kuasa baik di sorga dan di bumi telah ditaklukkan. Kristus adalah pusat dari semua, untuk memahami semua dan untuk menilai semua penilaian nilai. Tuhan Yesus berkata: “diluar Aku kamu tidak bisa berbuat apa-apa”. Maka hati yang bijak adalah hati yang dipenuhi oleh keinginan dan kerinduan Kristus. Apa kerinduan Kristus? Mengerjakan kehendak Bapa.

Banyak orang tua akan senang kalau melihat anak-anaknya memiliki hati yang selalu setia mencari Tuhan.

Membeli kebenaran, hikmat, didikan dan pengertian (23, 12)

Istilah membeli tidak berarti membayar dengan uang kepada Tuhan. Seseorang tidak bisa membeli kebenaran, hikmat, didikan dan pengertian kalau hatinya belum mengalami namanya penebusan dalam Kristus. Penebusan dalam Kristus melalui Iman adalah benih utama yang harus tertanam dalam hati setiap orang percaya. Tanpa kebenaran, tanpa hikmat, tanpa didikan, tanpa pengertian; mustahil orang biasa disebut memiliki hati yang bijak. Maka hati yang bijak akan termanifestasi jika pada diri orang itu ada kebenaran, hikmat, didikan, pengertian.

Yesus adalah kebenaran, Yesus adalah hikmat, Yesus adalah didikan, Yesus adalah pengertian. Kalau demikia diluat Yesus Kristus namanya apa? Bukan kebenaran (dusta), bukan hikmat (kebodohan), bukan didikan (penyesatan), bukan pengertian (penipuan). Karena manusia telah dipengaruhi filosopi dunia ini, maka banyak orang memaksa Tuhan untuk membuktikan penyertaan Tuhan secara nyata melalui kontak indrawi. Ketika tidak ada kontak indrawi, mereka mulai membuat kesimpulan bahwa Tuhan tidak ada. Apakah benar demikian? Tidak.

Orang percaya diberikan kesempatan untuk membeli kebenaran dari Tuhan, membeli hikmat dari Tuhan, membeli didikan dari Tuhan, membeli pengertian dari Tuhan. Dengan apa kita harus membelinya? Dengan uang ? Tidak. Belilah Dengan hatimu, dengan jiwamu, dengan waktumu, dengan nyawamu. Hari ini engkau punya kesempatan membeli sepetak tanah disorga, hari ini engkau diberikan kesempatan membeli material bangunan di sorga, hari ini engkau punya kesempatan itu. Jangan menunda besok. Hari ini ada kesempatan itu.

Karena jika kita menunda besok, anda tidak punya kesempatan untuk membeli sepetakpun tanah di sorga. Dengan uangmu yang banyak untuk apakah semuanya itu nanti? Jika nyawamu melayang? Hari ini waktunya.

Mengapa saya menggunakan gambaran ini? Karena ketika kita membeli kebenaran, hikmat, didikan, dan pengertian itu dari Tuhan, secara tidak langsung kita sedang mengikatkan diri kita dengan Kristus. Bagaimana caranya membeli kebenaran itu? Sediakan waktu untuk belajar Firman, sediakan waktu untuk bersekutu dengan Tuhan setiap saat, sediakan waktu untuk berdoa. Kenalilah penciptamu, kenalilah penebusmu, kenalilah penyelamatmu. Maka Dia akan mengenangmu.

Takut akan Tuhan senantiasa (17)

Sudah dimiliki hati yang bijak, kerena telah membeli kebenaran, hikmat, didikan dan pengertian dari Tuhan. Ketika semuanya itu kita miliki, semuanya itu beroangkal pada hati yang takut akan Tuhan. Permulaan hikmat adalah takut kan Tuhan (Amsal 1:7; 9:10; Mazmur 111:10). Ini adalah dasar yang paling kokoh untuk melangkah dalam kepastian. Apa peranan takut akan Tuhan untuk melangkah dalam kepastian?

Banyak orang berusahan mencari secara detil tentang apa yang akan terjadi dengan dia dimasa depan. Dengan berbagai usaha dilakukan. Tetapi prediksi meleset, ide tidak dapat dibuktikan dalam kenyataan, ramalan bertolah belakang. Kalau pun menghampiri dibilang kebenaran. Hal ini membuat banya orang menjadi kecewa dengan masa depan yang tidak pasti. Tetapi kita akan lebih kecewa kalau Tuhan memberikan rinci perjalanan hidup stiap kita, dalam setiap detik langkah hidup ini.

Bagaimana orang Kristen memandang kepastian itu? Kepastianya tidak terletak kepada detil hidup kita. Tuhan tidak perlu memberitahukan kepada kita detil hidup masing-masing kita dimasa depan. Tuhan tidak perlu memberitahukan kepada kita pahit, pedih, manis senang yang akan kita lalui.

Terus, apa yang harus Tuhan beritahu kepada orang percaya? Tuhan Yesus katakan: “Aku menyertai engkau senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Karena itu takutlah akan Tuhan! Takutlah akan Tuhan!

Lalu, dimana fungsinya yang telah kita kebenaran?

Tuhan akan membenarkan kita sebagai miliknya pada saat iblis dan dunia ini mempersalahkan kita. Tuhan Yesus akan membenarkan kita dihadapan Bapa dan para malikatNya di sorga. Heranya didunia kita dipelihara.

Dimana fungsinya hikmat?

Hikmat berfungsi disaat kita menghadapi persoalan yang sulit, memberikan kekuatan kepada kita disaat banyak orang disekitar kita mulai kecewa dan ragu dengan hidup ini. Hikamat akan menolong kita tetap kuat pada saat banyak orang disekitar kita mulai mempertanyakan keterlibatan Allah dalam hidup manusia.

Dimana fungsinya didikan?

Didikan berfingsi disaat kita bersaing dalam dunia ini, didikan malatih kita sehingga menjadi penghasil buah bagi kerajaan Allah, didikan melatih kita menjadi terampil mengerjakan kehendak dan rencana Allah.

Dimana fungsinya pengertian?

Pengertian memberi kita kekuatan dan optimisme ketika semua orang berkata tidak ada harapan. Pengertian memberi kita kekuatan disaat semua orang mulai jatuh dan terseret oleh indahnya dunia ini.

Maka kepastian bukan terletak pada detil peristiwa yang harus kita jalani dimasa depan. Tetapi terletak pada pengharapan bahwa ada Tuhan yang merancang hidup kita indah pada waktunya. Masa depanmu sungguh ada. Tuhan yang menyediakan. Kepastian kita terletak pada janji Penyertaan Tuhan. (Bilangan 23:19).