Pengkhotbah

Perikop
Mazmur 23:1-6

Ringkasan Khotbah

Walaupun situasi, kejadian, waktu, dan tempat terus berubah-ubah, tetapi kita terus mengalami Allah, karena:

  1. Perwujudan karya Allah selalu sama, meskipun berubah-ubah (ayat 2-4)

    Kasih Allah selalu konsisten dan tepat pada setiap kondisi dan keadaan. Ia selalu menyertai kita. Dalam ayat 2-4, karya Tuhan ada ketika Ia membaringkan dan membimbing kita ke padang rumput yang hijau dan air yang tenang. Begitu pula di dalam lembah kekelaman, penyertaan Tuhan hadir bersama kita.

  2. Dalam kondisi apapun, Tuhan selalu baik kepada kita (ayat 2-4)

    Tuhan kita adalah Tuhan yang mengerti kebutuhan kita. Ada saat ketika Ia jauh, dan ada saat Ia dekat. Tuhan dekat dengan kita ketika kita berada dalam lembah kekelaman. Mari kita jangan memandang kebaikan Tuhan dengan kondisi kita (dualisme kebaikan Tuhan), Tuhan selalu mempunyai rancangan/rencana yang baik untuk kita, apapun kondisi kita.

  3. Tujuan hidup kita adalah Rumah Tuhan (ayat 5-6)

    Hidup manusia adalah perjalanan di dunia ini, tujuan hidup manusia haruslah Rumah Tuhan. Bukan “padang rumput yang hijau” ataupun “air yang tenang”, Tuhan menuntun kita ke tempat tersebut karena kita menikmatinya. Tuhan mengijinkan kita melewati lembah kekelaman karena itu adalah proses yang mengubah dan melatih diri kita.