Kumpulan Khotbah

23 Maret 2014

“Langkah Pengangkatan Warga Kerajaan Allah”

(Matius 16:21-28)

PERKENALAN Mulai menyatakan Penderitaan. Yesus pernah mengajar secara samar-samar tentang kematian / kebangkitanNya, misalnya dalam Yoh 2:19-22 dan mungkin juga dalam Mat 9:15 (ada beberapa penafsiran tentang ayat ini). Tetapi di sini Ia untuk pertama kalinya mengajarkan secara terang-terangan / jelas tentang hal itu. Dalam Mat 16:15-16 murid-murid sudah percaya bahwa Yesus adalah Mesias. Dan […]

16 Maret 2014

“Dasar Hidup manusia”

(Matius 7:24-27)

Dasar adalah letak berdiri atau duduknya sesuatu, yaitu bagian paling bawah dari sesuatu itu untuk berpijak. Baik itu benda, filosofi, tindakan, tanggapan, kecerdasan dan kebodohan. Jika itu sebuah benda, maka tegak tidaknya sebuah benda itu tergantung dasarnya. Rumah yang dasarnya kuat akan bertahan jika di landa badai. Demikian juga filosofi hidup manusia, jika filosofi seseorang […]

9 Maret 2014

“Pembaharuan Budi”

(Roma 12:2)

Secara etimologi pembaharuan adalah berasal dari kata Pem-baru-an, dasar katanya adalah “baru”. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, pembaruan adalah 1) proses atau cara membarui perbuatan dan berawal dari perubahan cara berpikir; 2) proses mengembangkan kebudayaan untuk menghapus kesalahan fungsi sosial atau bagianya. “budi” adalah alat batin yang merupakan paduan akal dan perasaan untuk menimbang baik […]

2 Maret 2014

“Penduduk Kerajaan Allah”

(Matius 5:17-20)

Bagian ini adalah rentetan pengajaran Tuhan Yesus di atas bukit. Yang di kenal dengan istilah “Khotbah di bukit”. Peristiwa ini terjadi di Galilea di awal pelayanan Tuhan Yesus. Di bagian awal dari Khotbah di bukit, Tuhan Yesus mengucapkan 10 ucapan bahagia kepada pendengar pada waktu itu. Ucapan bahagia yang disampaikan Tuhan Yesus sangat kontradiktif dengan […]

23 Februari 2014

“Dekat Namun Jauh”

(Lukas 15:25-32)

Khotbah dari Lukas 15 yang berbicara mengenai perumpamaan tentang anak yang hilang, mungkin sudah berulang kali kita dengar.  Dan pada umumnya anak bungsu-lah yang lebih banyak diceritakan di sini sehingga kita anggap ia sebagai anak yang terhilang.  Hal ini menang tidak salah sama sekali, tetapi khotbah kali ini kita akan lebih melihat bagaimana halnya dengan anak sulung. Bila kita […]

16 Februari 2014

“Mencari Kerajaan Allah”

(Matius 6:32-33)

Matius 6:32-33 mungkin adalah ayat yang populer dalam Perjanjian Baru dan sering kita dengar dalam khotbah. Tetapi apakah artinya “carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya” itu? Khotbah minggu ini membahas lebih jauh lagi tentang kenapa begitu dan bagaimana untuk dapat masuk dalam Kerajaan Allah? Juga dibahas mengenai perbedaan berkat jasmani dan berkat rohani yang Allah sediakan bagi orang yang mendahulukan Kerajaan Allah dan kebenaranNya. Semoga khotbah ini memberikan berkat rohani bagi para pembaca. Tuhan memberkati

9 Februari 2014

“Kemenangan Sejati”

(Wahyu 12:7-12)

Tema khobah minggu ini adalah mengenai kemenangan sejati. Khotbah kali ini menjelaskan tentang 1) arti kemenangan sejati, 2) bagaimana dunia ini ditebus/dimenangkan dari kuasa dosa dan maut, 3) proyek “keselamatan” yang telah direncanakan Allah dari semula, 4) bagaimana manusia terlibat dalam rencana Allah ini. Semoga ringkasan khotbah ini dapat bermanfaat, dan bila ada pertanyaan dapat ditujukan kepada Pdt. Hendrik Sarinda lewat email ke: sarinda.hendrik@yahoo.com

2 Februari 2014

“Penggarapan Tuhan”

(Yohanes 1:12)

Apakah ada sesuatu dalam diri manusia yang begitu bernilai yang dapat digarap oleh Allah? Mengapa Allah mau mencari manusia dan berusaha terus-menerus untuk menggarap manusia yang telah jatuh dalam dosa? Apakah sebenarnya yang terjadi dalam dunia ini? Khotbah minggu ini memberikan penjelasan mengenai “penggarapan Allah” ini. Semoga ringkasan ini dapat bermanfaat dan Tuhan memberkati.

26 Januari 2014

“Bejana di Tangan Sang Penjunan”

(Yeremia 18:1-11)

Seperti apakah kehidupan orang-orang percaya itu? Satu contoh dalam Perjanjian Lama dapat kita lihat dari pembentukan Allah atas umat pilihan Israel (Yeremia 18:1-11). Kehidupan orang percaya dalam Perjanjian Baru pun seperti bejana yang dibentuk Tuhan. Bahkan lewat kegagalan sekalipun hidup kita mampu dibentuk-Nya menjadi suatu bejana yang indah. Terpujilah nama Tuhan.

19 Januari 2014

“Menjadi Corpus Delicti”

(Lukas 18:18-27)

Khobah minggu ini mengupas tentang Hukum Taurat dan kaitannya tentang iman dan percaya kepada Tuhan Yesus. Kita juga akan melihat ketaatan Tuhan Yesus kepada Sang Bapa bahkan sampai pada kematian-Nya di atas kayu salib (Filipi 2:6-8). Di sisi lain, ada juga tokoh lain yaitu Iblis yang sejak dahulu tidak taat kepada Allah. Singkat kata, Tuhan Yesus telah menjadi Corpus Delicti, yaitu suatu fakta yang membuktikan bahwa sebuah kesalahan telah dilakukan, sehingga ini menjadi bukti kepada Iblis bahwa ketidaktaatannya adalah suatu kesalahan.

Page 23 of 27