Kumpulan Khotbah

2 Oktober 2019

Ia Tahu Karena Itu Kehendak-Nya

(yohanes 4:4-5, 27-38)

Manusia memiliki hasrat yang besar pada dirinya, hasrat tersebut akan dipakai untuk
memaksimalkan potensi pada dirinya untuk mencapai suatu tujuan besar tertentu. Namun,
hasrat yang besar itu adalah sia-sia ketika tidak diperlengkapi dengan hal yang benar. Hal
yang benar itu seperti apa? Hal yang benar ialah segala sesuatu yang kita lakukan harus
didasarkan oleh kehendak Yesus Kristus.

19 September 2019

Kepenuhan Kristus Bagi Jemaat-Nya

(Efesus 1:15-23)

Yesus Kristus, yang adalah kepala gereja, membawa arti kehidupan yang sebenarnya dari sorga. Gereja yang dikepalai oleh Kristus,
sebagai gereja yang hidup, hidup manusia harus selaras dengan Kepala Gereja.

11 September 2019

Kok Dia Tahu?

(Yohanes 4:1-42)

6 September 2019

Workaholic? No Way!

(Kejadian 2:15, Kolose 3:23)


setelah manusia jatuh dalam dosa dituliskan bahwa hasil tanah mulai ada semak duri. Dosa mengakibatkan manusia membutuhkan kerja keras untuk memperoleh hasil tanah.
Kerja keras yang dimaksud di sini bukan berarti workaholic.

28 Agustus 2019

Bekerja Dalam Perspektif Alkitab

(Kejadian 1:26-27 ; 2:15)


Penghikmat salomo mengatakan “hai pemalas, belajarlah pada semut”.
Manusia dicipta menurut gambar dan rupa Allah, maka kita sebagai manusia harus bekerja dan jangan pandang pekerjaan itu sebagai akibat daripada dosa melainkan mandat daripada Allah.

21 Agustus 2019

Kemerdekaan yang Sejati

(yohanes 8:30-36)


untuk menyelamatkan manusia yang berdosa secara sempurna, Tuhan harus melepaskan kesempurnaannya masuk kedalam ketidak sempurnaan dan melalui tujuh tahap penderitaan hingga masuk kedalam kegelapan yang terdalam untuk menyelamatkan manusia dan memproklamirkan kemerdekaan manusia yang dipilih-Nya.
Setelah dimerdekakan dan dikuasai oleh Roh kudus, kita akan dipenuhi oleh buah Roh, yang ujungnya adalah penguasaan diri sehingga kita dapat menahan diri dari perbuatan dosa.

13 Agustus 2019

Menolak Menjadi Pemenang

(kisah para rasul 24:25)


Tuhan yesus sangat merindukan pertobatan orang kristen dan mengakui segala kesalahan dan pelanggaran dengan rendah hati. Kelemahan Felik adalah tidak mau merendahkan diri nya di hadapan Tuhan. walaupun ia mengerti dan mengetahui injil namun Tuhan tidak memilih dia sehingga hatinya tidak terbuka untuk penguasaan diri yaitu pertobatan dan takut akan kenyataan untuk menghadapi penghakiman.

6 Agustus 2019

Menjadi Umat Pemenang

(kisah para rasul 24:25)


Sekarang ini iblis bekerja dengan cara yang tidak menakutkan kita ,
tetapi mengkaitkat segala sesuatu yg berhubungan dengan diri kita,
yang menyenangkan Kita ,
yang memberikan kenikmatan bagi Kita .
Itulah sebabnya Kita harus memiliki penguasaan diri.
Pikiran yang bisa menguasai emosi adalah pikiran yg dikuasai oleh kebenaran atau standard Allah.

29 Juli 2019

Dinamika Iman Gideon: Pahlawan yang Gagah Berani

(hakim-hakim 6:12, 25-40)

Setiap kali Gideon berperang, ia selalu menang. Akhirnya ia dimintai oleh bangsa Israel agar menjadi pemimpin mereka. Sekilas terlihat seperti sanjungan, namun sebenarnya ada suatu maksud untuk mengubah sistem pemerintahan dari teokrasi menjadi demokrasi, yaitu bangsa Israel ingin mengganti kepemimpinan Tuhan. Namun, Gideon dengan berani menolak permintaan bangsa Israel. Ia tidak takut ditolak massa, ia lebih takut ditolak oleh Tuhan. Karena Gideon percaya segala kemenangan yang sudah diperoleh adalah berkat campur tangan dari Tuhan.

22 Juli 2019

Dinamika Iman Gideon: Panggilan Gideon

(Hakim-hakim 6:11-24)

Dalam menggumuli panggilan Tuhan seringkali ada keraguan, Titik keraguan bukan karena tidak percaya namun karena pergumulan iman. Akan tetapi, dalam pergumulan iman ini janganlah meninggalkan Tuhan. Karena jawaban tentang pergumulan iman ada di dalam Alkitab, ambilah contoh dari Gideon. persekutuan pribadi dengan Tuhan dan komunitas dalam Tuhan di gereja

Page 4 of 27