Pengkhotbah

Perikop
Kolose 1:3-14

Ringkasan Khotbah

Penebusan dosa adalah doktrin yang menggambarkan bagaimana manusia dapat diperdamaikan dengan Allah. Dalam teologi Kristen penebusan merujuk pada memaafkan atau mengampuni dosa melalui kematian Yesus Kristus dengan penyalibannya yang pada akhirnya memungkinkan adanya pendamaian antara Allah dan penciptaan.

Kata tebus berarti “dibeli”. Istilah ini khususnya digunakan dalam hubungannya dengan membebaskan seorang budak. Penerapan istilah ini pada kematian Kristus di atas salib menggambarkan hal ini dengan amat jelas. Jikalau kita “ditebus” maka keadaan kita sebelumnya adalah dalam perbudakan. Allah telah membeli kebebasan kita, dan kita tidak lagi berada di bawah penawanan dosa atau hukum Perjanjian Lama. Penggunaan penebusan secara metaforis ini adalah pengajaran dari Galatia 3:13 dan 4:5.

Bagaimana seseorang bisa mengalami pengampunan dosa?

  1. Akibat dari berita Injil Kristus (1-9)

    Rasul Paulus bersyukur kepada Tuhan akibat dari penebusan Kristus bagi manusia berdosa member nilai yang sangat tinggi bagi manusia yang ditebus. Penebusan bagi setiap manusia terjadi kepada setiap orang mendengar Injil yang benar yaitu firman kebenaran , kemudian injil itu berbuah dan berkembang oleh karena pengenalan akan kasih karunia Allah yang di anugerahkan kepada orang yang percaya.

    Penebusan terjadi hanya kepada mereka yang mendengar dan menerima injil Kristus. Diluar injil Kristus manusia tidak akan mungkin didamaikan dengan Allah. Tuhan Yesus satu-satunya korban yang sempurnah untuk penebusan itu. (1 Petrus 1:18-19). Injil selain injil Kristus tidak memiliki penebusan yang sejati. (Galatia 1:6-9).

    Supaya dalam penerimaan pengajaran Injil yang benar, orang percara di harapkan memiliki hikmat (sofia) dan pengertian (understanding) yang benar untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna. Hanya Injil Kristus yang memberi kemungkinan manusia bisa mengenal kehendak Allah. Para filsuf berusaha mencari kebenaran tetapi tidak menemukanya. Karena kebenaran sejati hanya ada dalam injil Kristus. Maka kegiatan pelayanan pemberitaan Injil ini di selenggarakan sampai Tuhan Yesus datang.

  2. Nampak dari perubahan hidup/metamorphoste (10-12)
    Ada beberapa perubahan yang harus Nampak dari seorang tebusan:

    • Hidup layak dan berkenan kepada Allah dalam segala hal (10a)

    • Buah dalam segala pekerjaan yang baik (10b), memberikan hasil yang memuaskan Allah.

    • Bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah (10c) – bonsai = kerdil

    • Dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa (dunamis) kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar. (11) Banyak orang memiliki iman yang memindahkan gunung; Tetapi sedikit orang memiliki iman yang digunakan untuk menahan hawa nafsunya. Bahkan sangat sedikit orang bisa mempergunakan kuasa iman untuk menguasai diri. Temasuk banyak orang Kristen tidak mampu beriman untuk perubahan pola pikir dan sikap hidupnya. Tuhan memberikan kemampuan DUNAMIS kepada kita untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar.

    • Perubahan status dari budak kuasa kegelapan menjadi anggota kerajaan ALLAH (12-13). Anak gembel menjadi anak Aristokrat/ bangsawan.

    Jika ciri –ciri di atas belum kita miliki, maka kita perlu mencurigai diri kita sendiri, apakah kita telah mengalami penebusan atau belum. Pastikan sebelum sebelum terlambat.

Manfaat penebusan meliputi hidup kekal (Wahyu 5:9-10), pengampunan dosa (Efesus 1:7), pembenaran (Roma 5:17), lepas dari kutukan Taurat (Galatia 3:13), diangkat menjadi anggota keluarga Allah (Galatia 4:5), bebas dari belenggu dosa (Titus 2:14; 1 Petrus 1:14-18), damai dengan Allah (Kolose 1:18-20), dan berdiamnya Roh Kudus di dalam diri kita (1 Korintus 6:19-20). Ditebus adalah diampuni, kudus, dibenarkan, diberkati, bebas, diangkat anak, dan didamaikan. Lihat pula Mazmur 130:7-8, Lukas 2:38; dan Kisah Rasul 20:28.

Penebusan Kristus terjadi untuk menjadi milikNya, artinya kalau kita memberi diri untuk di tebus, maka semua partikel yang paling terkecil yang kita miliki menjadi milik Tuhan Yesus. Engkau bukan milik kamu sendiri, tetapi milikKu. Segenap hidup kita adalah milik Tuhan.