Ringkasan Khotbah

Khotbah minggu ini diawali dengan penjelasan singkat dari bapak Pdt. Atsumi mengenai sejarah Gereja Interdenominasi Injili Indonesia (GIII) dan juga struktur organisasi gereja yang diadopsi.  Pada umumnya jemaat yang hadir adalah orang Indonesia yang berdomisili di Jepang, di mana kebanyakan berasal dari denominasi yang berbeda di gereja asal Indonesia.  Oleh karena itu dipakai istilah “Interdenominasi” tanpa memandang denominasi gereja, tapi berpusat pada Firman Tuhan “Injili“.   “Indonesia” dipakai karena kebanyakan  khotbah dibawakan dalam bahasa Indonesia walaupun  GIII bukan gereja Indonesia.  Diharapkan kehadiran GIII ini dapat membawa Firman Tuhan (Injil) bagi orang Indonesia dan juga bangsa Jepang.

Bertepatan dengan pengukuhan bapak Pdt. Hendrik sebagai Gembala tetap GIII wilayah Osaka, tema khotbah kali ini adalah mengenai tugas dan peran gembala gereja.  Dalam sejarah gereja, Kis. 6:3-4 menyebutkan supaya pelayan Tuhan dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman.  Peran dan tugas utama gembala gereja adalah lebih ke arah hal rohani.  Dalam Efesus 4:9-12 pun disebutkan bahwa Tuhan Yesus yang telah naik ke Surga itulah yang menetapkan dan memperlengkapi orang-orang kudus bagi pembangunan gereja.  Dan lewat gembala gereja yang terus dapat memusatkan pikiran akan Firman, jemaat gereja dibangun dan dibentuk.  Untuk itu, jemaat gereja sudah sepatutnya menghormati gembala gereja yang diangkat.  Alkitab mencatat sejarah gereja yang bertumbuh dan berkembang mulai dari Yudea, Galilea, Samaria (Kis. 9:31), dan bahkan sampai ke ujung bumi Firman diberitakan.