Pengkhotbah

Perikop
filipi 1:12-14

Ringkasan Khotbah

filipi 1:12-14
Paulus pada saat itu sedang berada di dalam posisi yang tidak baik, dia ditangkap dan di penjara saat sedang kembali ke Yerusalem.
Namun Paulus bersyukur atas hal itu karena injil dapat diberitakan di tempat dia dipenjara.
“semua yang terjadi padaku, untuk kemajuan injil itu sendiri.
dimanakan Paulus dipenjara?
para ahli memberikan 3 prediksi yaitu Efesus, Kaisarea, dan Roma.
Namun jika telusuri kemungkinan terbesar adalah Roma karena istana (ayat 13) berada di Roma.
ayat 21-26 juga menyatakan bahwa ada potensi ia akan mati disana, keputusan kematian hanya oleh kaisar dan akan dilakukan di Roma
Maka sebab itu bersukacitalah Paulus karena Roma merupakan “ujung dunia” pada saat itu.
Oleh sebab itu Paulus berkata, semua yang terjadi padaku itu baik.
Karena Injil dapat diberitakan di Istana.
bagaimana caranya?
ia dapat menginjili prajurit yang menjanganya secara bergiliran,
pada saat itu tangan Paulus dibelenggu bersamaan dengan tangan penjaganya.
dan orang-orang menjadi tahu kalau ia dipenjara karena nama Kristus.
sehingga injil tersebut tersebar di sekitar istana dan penjara di Roma.
disitulah kesempatan paulus memberitakan injil.

Tuhan punya cara agar Paulus bisa sampai ke Roma.
hampir semua penjara dialaminya karena injil, dan dia suka akan hal itu.
hidup yang berhasil bukan ditentukan dari berapa banyak yang kita dapatkan,
tapi pengenalan akan Kristus adalah yang paling penting dan seberapa besar kita menginjili.
karena dari injillah kebenaran, dan iman.
ayat 14 menunjukkan bahwa dia tidak hanya berkotbah,
tapi dia sendiri masuk dalam penderitaan untuk memberitakan injil.
sehingga orang-orang memiliki keberanian untuk memberitakan injil dengan mengikuti jejak Paulus.

dirangkum oleh,
sdr. Romeo Hotmando Saragih