Pengkhotbah

Perikop
I Petrus 2 : 9

Ringkasan Khotbah

Gereja yang sejati ditunjukkan dengan Allah yang berinisiatif untuk memanggil gerejanya. Selanjutnya Allah memanggil gerejanya untuk keluar dari kegelapan menuju terang. Gereja yang sejati adalah setiap orang yang percaya, bukan bangunannya atau liturgi dan tata ibadah.

Status gereja yang sejati seperti tertulis dalam I Petrus 2 : 9 antara lain :

  1. Bangsa yang terpilih adalah bangsa yang sudah ditetapkan oleh Allah untuk diselamatkan. Gereja adalah orang-orang yang ditetapkan Allah untuk diselamatkan. Dengan kata lain, karena Allah sudah membawa kita keluar dari pada kegelapan dan dosa, maka dimanapun kita berada, hidup kita harus membawa terang.
  2. Imamat yang Rajani. Dalam perjanjian lama, Imam dan Raja memiliki status yang berbeda sehingga seorang Imam tidak boleh melakukan tugas Raja begitu juga sebaliknya (paradoks). Imam dalam bahasa Ibrani adalah Kohen, yaitu orang yang ditetapkan Allah untuk melayani Allah. Tugas Imam adalah berdiri di hadapan Tuhan untuk menyampaikan keluh kesah umatNya, sedangkan tugas Raja adalah menguasai bangsa-bangsa lain. Namun dalam ayat ini Imam dan Raja dituliskan bersamaan. Apa artinya? Allah mau gereja menjalankan tugas seperti Imam yaitu melayani Allah tetapi juga Raja yaitu memberitakan Injil kepada bangsa lain (penginjilan).
  3. Bangsa yang Kudus. Hagios artinya kudus sedangkan Kataros artinya setelah dikuduskan oleh Tuhan, hidup kita harus terus diproses  untuk selalu disucikan dan dipulihkan. Artinya, Tuhan mengizinkan gerejanya mengalami proses-proses yang mungkin tidak menyenangkan, tetapi tujuannya agar kita kembali ke jalan yang benar dan peka terhadap peringatan Tuhan.
  4. Umat kepunyaan Allah sendiri. Mengapa menjadi milik Allah? Karena kita sudah ditebus dan dibayar lunas oleh-Nya. Menjadi milik Allah berarti kita memiliki jaminan bahwa pergumulan tidak dapat merampas hidup kita. Amin.