Ringkasan Khotbah

Ketika Yesus berinkarnasi ke dalam dunia, Ia menjalani kehidupannya sebagai manusia biasa namun tanpa dosa. Ia mengalami apa yang dialami oleh manusia, salah satunya adalah Ia pernah menangis. Peristiwa dimana Yesus menangis adalah ketika Lazarus meninggal.

Pertanyaannya, mengapa Yesus menangis ketika ia datang ke kuburan Lazarus? Apakah Ia menangis karena sedih karena kematian Lazarus? Bukankah Ia berkata kepada murid-murid bahwa Ia datang untuk membangkitkan Lazarus? Bukankah Ia adalah Allah yang berkuasa yang pasti akan membangkitkan Lazarus? Kalau demikian mengapa Yesus menangis?

1. Yesus menangis karena orang-orang yang mengasihi-Nya tidak mengenal dan mempercayai Dia sungguh-sungguh . Hal ini dibuktikan dengan perkataan Marta dan Maria, “Jika Engkau ada disini saudaraku Lazarus tidak akan mati…” Kalimat ini dapat diartikan bahwa, “Yesus, Kamu sudah terlambat, tidak ada gunanya Kamu datang kesini, Lazarus sudah mati…” Kalimat ini menunjukan bahwa Marta dan Maria dekat dengan Tuhan tetapi tidak mempercayai bahwa Yesus adalah Penghulu hidup yang berkuasa memberi kebangkitan bagi siapa yang Ia kehendaki.

2. Yesus menangis karena Yesus melihat ketidak-percayaan orang-orang yang berkumpul pada saat itu kepada Dia. Tangisan Yesus ditujukan kepada jiwa-jiwa yang terhilang. Demikian juga janganlah kita menghabiskan air mata kita untuk menangisi hal-hal yang sementara dan tidak kita bawa ke surga tetapi marilah kita menangisi segala sesuatu yang berkaitan dengan kekekalan surgawi. Dengan demikian, tangisan kita menyenangkan hati Allah. Amin