Pengkhotbah

Perikop
Yohanes 20:24-29

Ringkasan Khotbah

Mengerti Tuhan dulu baru percaya atau sebaliknya? Kita harus percaya dulu, karena Tuhan lebih besar dari ratio manusia.
Pengenalan akan Tuhan tidak hanya kognitif, namun perlu juga pengenalan relationship. Tuhan memperkenalkan nilai yang berbeda dengan dunia.

Pada Yohanes 20:24-29 dikisahkan mengenai Yesus dan Thomas. Dalam bacaan tersebut, mengapa Tuhan mengatakan demikian kepada Thomas?
Disini kita belajar bahwa ada 3 ciri orang yang “melihat terlebih dahulu baru percaya”:

  1. Orang yang pesimis dan sinis dalam hidup (Yohanes 11:8,16)

    Thomas orang yang sinis dan pesimis dengan kehidupan (ay 16). Dia melihat kegagalan masa lalu, dan takut akan masa depan.
    Meskipun kita melihat masa lalu kita (kegagalan dan kebaikan), kita tidak bisa melihat masa depan kita. Orang yang beriman kepada Tuhan, berani melangkah dalam iman dan tidak khawatir dengan masa depan.

  2. Sulit mempercayai orang (Ibrani 11:1)

    Orang ” melihat dulu baru percaya” adalah orang yang sulit percaya akan kebenaran yang diberitakan orang lain.

  3. Orang yang tidak bersyukur dalam hidup

    Orang yang tidak percaya, tidak dapat bersyukur. Orang yang seperti ini, penuh keragu-raguan dan tidak bisa bersyukur dalam hidup.

Implikasi dari kehidupan orang yang walaupun tidak melihat namun percaya?

  1. Orang yang beriman (Ibrani 11:1)

    Orang yang beriman dan percaya memiliki 2 “bukti” dalam hidupnya. Bukti yang tidak bisa dilihat dan yang bisa dilihat.
    Orang yang beriman, tidak hanya percaya namun memberikan hidupnya kepada Tuhan, dan melangkah dalam iman.

  2. Orang yang yakin bahwa hidupnya dalam rencana Tuhan (Yeremia 29:11)
  3. Orang yang senantiasa bersyukur dalam hidupnya (1 Tesalonika 5:18)

    Karena dia tahu, pemeliharaan Tuhan ada yang terlihat dan ada juga yang tidak terlihat. Orang yang percaya akan puas akan pemeliharaan Tuhan dalam hidupnya.