Pengkhotbah

Perikop
KIS 2:1-13

Ringkasan Khotbah

Terdapat dua macam perayaan dalam Alkitab, perayaan pada perjanjian baru dan perjanjian lama. Pada perjanjian lama, ada istilah Perayaan Paskah. Bagi bangsa Israel, perayaan paskah dapat bermakna yakni, 1) memperingati waktu keluarnya Bangsa Israel dari Mesir dan 2) memperingati turunnya 10 perintah Allah.

Pada perjanjian baru, kita mengenal istilah Perayaan Pentakosta. Di perjanjian baru, Yesus memberikan tugas yang istimewa kepada umatnya. Ketika Yesus naik ke surga, Yesus memerintahkan murid-muridnya untuk tinggal sampai penolong turun. Penolong itu adalah Roh Kudus, dan peristiwa turunnya Roh Kudus itu dinamakan Pentakosta.

Inti dari perayaan Pantekosta adalah pekerjaan misi. Karena pada hari itu, Tuhan mengutus murid-muridnya untuk melakukan misi. Ada 3 hal penting yang Tuhan lakukan bagi gerejaNya pada hari Pentakosta:

  1. Allah memperlengkapi murid-murid dengan karunia (ayat 3-4)

    Ayat ini berbeda dengan 1 Korintus 14 yang berbicara tentang karunia Berbahasa Roh. Pada ayat 3-4 ini karunia berbahasa yang dimaksud adalah bahasa yang dapat dimengerti oleh manusia. Dalam konteks ini, injil Tuhan harus disebarkan segera. Oleh karena itu, Tuhan memberikan karunia kepada mereka. Pada 1 Korintus 14, karunia Bahasa Roh diberikan untuk membangun gereja (pertumbuhan pribadi dan gereja ke dalam).

  2. Tuhan memberikan mereka Roh Kudus (ayat 14-47)

    Ketika Roh Kudus turun, Dia mengubah ketakutan menjadi keberanian. Seperti Petrus, ia diubahkan dari orang yang penakut menjadi orang yang pemberani. Roh Kudus akan tinggal di dalam pengikut Yesus dan memberikan keberanian untuk memberitakan injil/melayani Tuhan.

  3. Roh Kudus tinggal dan menetap di dalam kita (Yohanes 14:16-17)

    Penyertaan Roh Kudus yang sempurna yang selalu ada bersama umatNya. Pernyataan Roh Kudus ada untuk mengabarkan injil Yesus.