Kumpulan Khotbah

Pdt. Ayub Mbuilima
12 November 2019

Ia Memperhatikan Kerendahan Hamba-Nya

(Lukas 1:48)

Semangat Natal mengajarkan kita untuk memberi bukan mengharapkan sesuatu. Contoh-contoh dalam Alkitab ingin mengajarkan tentang semangat Natal yang sebenarnya.
Allah Bapa sendiri rela memberikan Anak tunggalnya Yesus Kristus untuk menebus dosa umat manusia. Maria rela memberikan kandungannya untuk melahirkan Yesus ke dunia dengan segala macam permasalahan yang akan dia hadapi. Yusuf pun merelakan Maria dan mematuhi perintah Tuhan.

9 November 2019

Hatiku Bergembira Karena Allah Juruselamatku

(Lukas 1:46-47)


Maria bergembira bukan karena hal-hal eksternal yang terjadi di dalam hidupnya, bahkan Maria lebih mengutamakan Tuhan daripada konsekuensi-konsekuensi yang ada. Konsekuensi tersebut antara lain, pandangan orang Yahudi mengingat Maria belum menikah, pandangan orang Yahudi terhadap keluarga Maria dan pandangan Yusuf terhadap Maria, karena mereka belum pernah berhubungan sehingga timbul keinginan pada diri Yusuf untuk menceraikan Maria.
Lebih jauh lagi, bukan hanya bergembira, tetapi Maria memuliakan Tuhan dan menikmati Dia.

3 November 2019

Terbesar adalah Kasih

(1 Kor 13:13)


kasih, iman dan pengharapan adalah esensi yang ada dalam kekristenan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan orang Kristen. Iman adalah fondasi. Didalam percaya ada pengharapan. Maka iman tidak akan lepas dari pengharapan. Jika kita tidak beriman pada Kristus, tidak layaklah kita berdoa kepada Kristus. Namun, tanpa kasih kepada Kristus, kita tidak bisa mempunyai kasih terhadap sesama kita ataupun berdoa kepada Kristus.

25 Oktober 2019

Kasih Tidak Berkesudahan

(1 kor 13 : 8 - 12 )

Manusia adalah sesuatu yang terbatas namun Tuhan menanamkan kekekalan di dalam manusia, oleh karena itu manusia tidak akan pernah merasa puas dengan hidupnya. oleh karena itu pada hakikatnya manusia harus mengejar hal-hal yang tidak terbatas. kasih tidak berkesudahan dimaksudkan kasih adalah potensi kekekalan yang ditanamkan oleh Allah dalam diri manusia. kasih itu tidak terbatas.

14 Oktober 2019

Dinamika Kasih

(1korintus 13:4-6)

jemaat Efesus adalah suatu wujud jemaat yang sempurna, yg mendapat karunia berbahasa roh dan kelihatan mempraktikan kasih kepada orang lain. namun semuanya itu bukan kembali kepada Tuhan melainkan kepada status dan kemuliaan diri sendiri. Puluspun memberikan teguran mengenai ini.

11 Oktober 2019

Tanpa Kasih Semua Tidak Berguna

(1korintus 13:1-3)

Karunia tanpa kasih adalah sia-sia adanya.
Jemaat di Korintus sangat menyukai hal-hal yang kelihatannya rohani sehingga mereka berusaha mengejar semuanya itu.
tetapi ketika mereka melakukannya mereka melupakan hal yang esensial, yaitu “kasih”.

2 Oktober 2019

Ia Tahu, Maka Aku Tahu Mau-Nya

(yohanes 4:39-42)


Dengan mengenal Yesus kita akan mau bergaul denganNya mengenal Dia lebih intim sehingga kita juga akan mencari tau tentang Dia lebih dalam dengan membaca dan merenungkan Firman Tuhan.

2 Oktober 2019

Ia Tahu Karena Itu Kehendak-Nya

(yohanes 4:4-5, 27-38)

Manusia memiliki hasrat yang besar pada dirinya, hasrat tersebut akan dipakai untuk
memaksimalkan potensi pada dirinya untuk mencapai suatu tujuan besar tertentu. Namun,
hasrat yang besar itu adalah sia-sia ketika tidak diperlengkapi dengan hal yang benar. Hal
yang benar itu seperti apa? Hal yang benar ialah segala sesuatu yang kita lakukan harus
didasarkan oleh kehendak Yesus Kristus.

11 September 2019

Kok Dia Tahu?

(Yohanes 4:1-42)

6 September 2019

Workaholic? No Way!

(Kejadian 2:15, Kolose 3:23)


setelah manusia jatuh dalam dosa dituliskan bahwa hasil tanah mulai ada semak duri. Dosa mengakibatkan manusia membutuhkan kerja keras untuk memperoleh hasil tanah.
Kerja keras yang dimaksud di sini bukan berarti workaholic.

Page 1 of 13