Kumpulan Khotbah

Pdt. Ayub Mbuilima
12 November 2017

Gereja yang Sejati

(I Petrus 2 : 9)

Gereja yang sejati bukan bangunannya, liturginya, tetapi gereja yang sejati adalah orang percaya.

5 November 2017

Kesaksian yang Merubah Tindakan yang Salah

(2 Raja-raja 5 : 5-12)

Kekristenan adalah karya Allah yang terus memimpin, menyertai dan memelihara kita sehingga kita memiliki pengalaman bersama dengan Allah dan pengalaman inilah yang harus kita saksikan kepada orang lain.

22 Oktober 2017

Kesombongan

(Amsal 16 : 18-19 ; 18 : 12 ; Yakobus 4 : 6)

Kesombongan ditentang Tuhan karena orang yang sombong merebut kemuliaan Tuhan, mengubah nilai yang sudah ditentukan oleh Allah dan sulit untuk bertobat karena hanya fokus pada kekurangan orang lain dibandingkan dirinya sendiri.

15 Oktober 2017

Tidak Ada yang Kebetulan dalam Hidup Ini

(2 Raja-raja 5 : 1-3)

Allah berdaulat atas kehidupan kita, sehingga tidak ada yang kebetulan di dalam hidup ini. Hal baik dan buruk yang kita alami terjadi sesuai dengan rencana-Nya.

8 Oktober 2017

Berbahagialah Orang yang Difitnah karena Kristus

(Matius 5 : 11-12)

Respon yang tepat saat menghadapi fitnah adalah tetap berbahagia dan bergembira. Dengan berbahagia dan bergembira, kita menempatkan diri pada pihak Tuhan sehingga fitnah tersebut diperhitungkan sebagai upah bagi kita dan pada akhirnya kita dapat menjadi berkat bagi orang lain.

1 Oktober 2017

Berbahagialah Orang yang Dianiaya oleh karena Kebenaran

(Matius 5 : 10)

Ketika seseorang mengalami penganiayaan dan penderita oleh karena kebenaran, bukan berarti Tuhan tidak bertindak, melainkan saat itu adalah masa dimana, kesetiaan kita kepada Tuhan diuji agar kita turut merasakan penderitaan Kristus sehingga kita dapat bersaksi tentang kebaikan-Nya.

24 September 2017

Berbahagialah Orang yang Membawa Damai

(Matius 5 : 9)

Menjadi pembawa damai hanya dapat dilakukan jika kita memiliki relasi yang baik dengan Allah, karena Allah adalah sumber damai yang sejati.

17 September 2017

Berbahagialah Orang yang Suci Hatinya

(Matius 5 : 8)

Suci Hati berarti mengizinkan Tuhan memproses pikiran, perasaan dan kehendak kita supaya memiliki motivasi yang hanya tertuju kepada Tuhan sehingga pada akhirnya kita dapat melihat Allah melalui visiNya, iman dan dalam kekekalan.

10 September 2017

Berbahagialah Orang yang Murah Hatinya

(Matius 5 : 7 ; Lukas 10 : 30-37)

Dasar dari kemurahan hati adalah karena Allah telah bermurah hati terlebih dahulu kepada manusia, sehingga tujuan dari sikap kemurahan hati bukanlah untuk kesombongan atau mencari pujian sendiri. Melainkan kembali kepada sumber kemurahan itu sendiri yaitu Allah kita.

3 September 2017

Berbahagialah Orang yang Lapar dan Haus akan Kebenaran

(Matius 5 : 6)

Kebahagian bukanlah tujuan yang harus diraih melainkan konsekuensi dari tindakan melakukan kebenaran Firman Tuhan.

Page 2 of 9