Kumpulan Khotbah

Pdt. Ayub Mbuilima
28 Agustus 2016

Pemberian yang Terbaik

(Matius 7:7-11)

Banyak orang yang kecewa dengan Tuhan karena mereka mencari/meminta/mengetok tapi tidak diberikan. Masalahnya adalah bukan Tuhan tidak memberikan, tapi kita mempunyai standard kita sendiri. Seperti halnya doa, Tuhan menjawab doa tapi bukan selalu yang kita minta, tetapi yang baik. Terkadang sesuatu yang kita minta bukanlah yang sesuatu yang baik. Terkadang Tuhan menjawab sesuai dengan apa […]

14 Agustus 2016

Menjadi Sempurna Seperti Allah Bapa

(Matius 5:48)

Semua manusia ingin dirinya sempurna. Pada injil ini, dikatakan bahwa Yesus menuntut manusia untuk menjadi sempurna, seperti Bapa di Surga. Yang dimaksud sempurna dalam teks ini adalah ‘teleos’, yang berarti dewasa dan matang. Kesempurnaan seperti apakah yang Yesus tuntut dari umatnya? ‘melampaui pemungut cukai’ (Matius 5:46-47) Tuntutan kesalehan orang Kristen harus melampaui pemungut cukai dan […]

7 Agustus 2016

Pergumulan adalah Sarana Pembelajaran

(2 Raja-Raja 5:13-18)

Kehidupan manusia tak pernah terlepas dari proses pembelajaran. Di bacaan ini, ada 3 hal penting yang menjadi pembelajaran dari kehidupan Naaman: Belajar Mendengar (ayat 13) Meskipun Naaman adalah orang yang terdidik dan terpandang, Naaman tetap mendengar perkataan dari istri (rumah tangga). Dan meneruskan perkataan itu kepada rajanya. Naaman mendengar perkataan atasannya (pemimpin) ditengah tugas-tugasnya, dia […]

31 Juli 2016

Sikap yang Salah Menghadapi Pergumulan

(2 Raja-Raja 5:6-12)

Pada saat itu, kusta bukan dipandang sebagai penyakit, melainkan karena kutukan karena dosa. Ketika mendengar bahwa ada nabi yang mampu menyembuhkan di Israel, raja Aram mengirimkan surat kepada raja Israel untuk menyembuhkan panglimanya (Naaman). Raja Yoram (Raja Israel) melihat surat itu sebagai suatu tindakan yang mencari gara-gara. Karena raja Israel merasa bahwa dirinya bukan Tuhan […]

24 Juli 2016

Indahnya Pergumulan Hidup

(2 Raja-Raja 5:1-5)

Mari kita melihat 3 hal yang menjadi bukti indah dalam pergumulan itu: Kadang pergumulan membawa kita untuk lebih dekat dengan Tuhan (ayat 1) Naaman adalah pahlawan, namun dia sakit kusta. Melalui pergumulan sakit kusta, dia berjumpa dengan Tuhan. Namun dibalik pergumulan itu, Naaman jadi bertemu dengan kuasa Tuhan. Janganlah kita melihat pergumulan itu sebagai kekecewaan […]

17 Juli 2016

Hidup yang Membuat Yesus Takjub

(Lukas 7:1-10)

Banyak hal tentang Yesus yang membuat kita takjub. Ia Raja diatas segala Raja, tapi lahir di palungan; Ia dihukum mati meskipun tidak bersalah, namun Ia mengampuni orang-orang yang menghukumnya. Apakah hidup kita membuat Yesus takjub? Disini mari kita belajar dari kehidupan seorang perwira di Kapernaum. Hal-hal apakah yang membuat Yesus takjub dari seorang perwira di […]

3 Juli 2016

Tebuslah Waktu

(Efesus 5:15-17)

Waktu itu penting tapi juga unik. Waktu unik karena tidak bisa disewa, disimpan, dibeli, dan dipinjam. Pergumulan waktu tidak hanya azdialami jemaat masa kini, namun juga jemaat Efesus jaman dulu (ayat 15). Pandangan manusia “waktu adalah uang” adalah salah, kenyataannya waktu tidak sama dengan uang. Pepatah China mengatakan bahwa 1 satuan waktu dapat memperoleh 1 […]

26 Juni 2016

Aneh tapi Nyata

(Yunus 1:1-14)

Yunus memiliki nama yang berarti baik (Yunus = burung merpati), tapi ia memiliki kelakuan yang tidak baik. Ia adalah seorang nabi yang harus taat kepada Tuhan. Ketika Tuhan menyuruh dia pergi ke Niniwe, tapi Yunus pergi ke Tarsis (ayat 2-3). Sebagai seorang nabi, seharusnya dia membawa damai dan sukacita di kapal, tetapi membawa malapetaka kepada […]

19 Juni 2016

Menaklukan bukan Melakukan

(Matius 4:1-11)

Pada ayat 1 ditulis bahwa Roh membawa Yesus supaya dicobai oleh iblis. Secara harafiah, terkesan bahwa Roh Kudus bekerja-sama dengan iblis untuk mencobai (Yakobus 1:13-14 ditulis bahwa pencobaan muncul dari diri sendiri). Oleh karena itu kita harus melihat konteks Firman Tuhan, jangan mengutip ayat sepotong-sepotong. Dalam Matius 4:1, Roh Kudus membawa Yesus karena Yesus ingin […]

12 Juni 2016

Menyembah dalam Kehilangan

(Ayub 1:20-22)

Apa yang menjadi perbedaan kita dengan Ayub (secara umum): 1) kita tidak sekaya Ayub, 2) kita tidak punya anak sebanyak Ayub, 3) Ayub diakui Tuhan sebagai orang yang saleh, jujur, dan takut akan Tuhan (Ayub 1:1). Yang menjadi kesamaan kita dengan Ayub adalah, kita sama-sama pernah merasakan kehilangan. Ayub adalah salah satu orang yang pernah […]

Page 4 of 7