Pengkhotbah

Perikop
Yohanes 20:24-29

Ringkasan Khotbah

Zaman dahulu banyak orang Yahudi yang tidak percaya dengan adanya kebangkitan orang mati sekalipun dalam perjanjian lama sudah ada bukti kebangkitan orang mati seperti Elisa dan Elia yang dipakai Tuhan untuk membangkitkan orang mati.
Banyak orang menuntut untuk memuaskan diri sendiri tetapi Tuhan menuntun kita untuk percaya Tuhan terlebih dahulu seperti Tomas yang meminta bukti dulu baru percaya.

Sebelum memasuki teks lebih lanjut kita harus mengerti beberapa istilah terlebih dahulu:
a) Rasional berarti mempercayai kebenaran
b) Irasional berarti sesuatu yang tidak masuk akal
c) Transrasional berarti melampaui akal pikiran tetapi tidak bertabrakan dengan logika

Tuhan adalah pribadi yang melampaui pikiran manusia, banyak hal yang dilakukan Tuhan melampaui akal pikiran kita (transrasional). Ilmu pengetahuan menuntut untuk mengerti dahulu baru percaya karena ilmu pengetahuan bisa kita mengerti tanpa melampaui pengetahuan kita.
Tetapi kerohanian harus percaya dulu baru mengerti karena ada satu pribadi yang melampaui pengetahuan kita, yaitu Yesus Kristus.

Percaya sendiri dapat memiliki 3 jenis yaitu:
a) Noticia: pengetahuan saya tentang kebenaran
b) Fidosia: menunjukan bahwa saya mengerti akan kebenaran
c) Asensus: tunduk akan kebenaran

Dari kisah Tomas ini, kita dapat belajar beberapa hal:
1. Tuhan Yesus memberikan makna yang baru bagi sabat (ayat 26)
Tuhan selalu menunjukan diriNya pada hari Minggu dan hari sabat dan diputuskan di hari minggu dan semua pekerjaan harus berhenti sebelum hari minggu atau hari sabat
2. Tomas skeptis namun jujur (ayat 25)
Thomas berkata sebelum dia percaya dia ingin memasukan jarinya ke lubang paku dan kedalam lambung Tuhan agar thomas percaya
3. Tuhan peduli akan iman Thomas dan Tuhan menunjukan dirinya kepada Thomas agar iman Tomas dapat dikuatkan kembali.
4. Tomas adalah seorang skeptis yang menjadi deklarator (ayat 28)
Dari seorang yang tidak percaya,Tuhan ubah diri Thomas menjadi deklarator iman.
5. Berbahagia bagi yang tidak melihat namun percaya (ayat 29)

Di tengah segala keraguan yang ada, Tuhan peduli dan Tuhan tetap mengasihi Tomas. Sekiranya ada keraguan, datanglah kepada Tuhan karena hanya Tuhan yang mampu menjawab setiap keraguan itu.

Ditulis oleh Sdr. Boston