Kumpulan Khotbah

Pdt. Ayub Mbuilima
16 Oktober 2016

Abraham: Iman Diwujudkan dalam Bersandar Kepada Allah

(Kejadian 12:1-9)

Abraham adalah pribadi yang istimewa sebab: Abraham adalah pribadi yang namanya dikaitkan dengan Nama Allah yang disembah: Allah Abraham, Ishak, dan Yakub Dia di Janjikan Tanah Kanaan yang adalah tanah perjanjian. Dia adalah bapak segala orang beriman. Dari sisi agama dunia, Abraham di hormati oleh tiga agama besar yaitu Yahudi, Islam dan Kristen. Artinya bahwa […]

9 Oktober 2016

Iman yang Diwujudkan Melalui Bergaul dengan Allah

(Kejadian 5:22-24, Ibrani 11:5-6)

Hidup bukan panjang tapi isi Orang- orang memiliki umur panjang dalam kontek teks ini, tidak memiliki catatan sebagaimana Henokh. Mereka hanya dikatakan memperanakan … Dan matilah mereka. Ini mau menunjukan bahwa yang penting dalam hidup bukan masalah panjang nya hidup ini tetapi isinya. Namun hidup yang memiliki isinya benar harus dimulai dengan iman harus bergaul […]

2 Oktober 2016

Habel: Iman Diwujudkan Melalui Persembahan

(Kejadian 4:1-4, Ibrani 11:4)

Ada misteri yang tersimpan didalam teks ini, berkaitan dalam persembahan Kain dan Habel. Dimana Alkitab berkata bahwa Persembahan Kain di Tolak dan Persembahan Habel diterima. Namun Alkitab tidak memberikan alasan secara jelas tentang mengapa Kain di tolak dan habel di terima. Sehingga muncul banyak sekali penafsiran tentang hal ini. Namun jauh setelah itu,Perjanjian Baru, penulis […]

11 September 2016

Iman yang Diwujudkan sebagai Pahlawan yang Gagah Berani

(Hakim-Hakim 6:12)

Ayat tersebut ditunjukkan kepada Gideon. Di ayat itu, Gideon dikatakan gagah dan pemberani, namun pada kenyataannya Gideon sedang bersembunyi dan takut karena Bangsa Israel sedang dijajah Bangsa Midian. Secara konteks cerita alkitab, realita kehidupan Gideon adalah seorang yang pengecut, namun mengapa Tuhan menyatakan dia sebagai pahlawan, seseorang yang gagah dan berani? Disini Tuhan melihat apa […]

4 September 2016

Tenanglah! Aku Ini, Jangan Takut!

(Markus 6:45-52)

Allah menanamkan iman dalam hidup kita. Iman adalah ketika kita percaya kepada Tuhan dan mempercayakan diri kita kepadaNya. Disini kita melihat jaminan yang Tuhan berikan kepada kita, supaya kita tidak takut. (ayat 48a) Tuhan melihat kesusahan dan usaha yang kita lakukan, dan Ia adalah Allah yang hidup, yang tidak pernah meninggalkan kita. (ayat 48b) Tuhan […]

28 Agustus 2016

Pemberian yang Terbaik

(Matius 7:7-11)

Banyak orang yang kecewa dengan Tuhan karena mereka mencari/meminta/mengetok tapi tidak diberikan. Masalahnya adalah bukan Tuhan tidak memberikan, tapi kita mempunyai standard kita sendiri. Seperti halnya doa, Tuhan menjawab doa tapi bukan selalu yang kita minta, tetapi yang baik. Terkadang sesuatu yang kita minta bukanlah yang sesuatu yang baik. Terkadang Tuhan menjawab sesuai dengan apa […]

14 Agustus 2016

Menjadi Sempurna Seperti Allah Bapa

(Matius 5:48)

Semua manusia ingin dirinya sempurna. Pada injil ini, dikatakan bahwa Yesus menuntut manusia untuk menjadi sempurna, seperti Bapa di Surga. Yang dimaksud sempurna dalam teks ini adalah ‘teleos’, yang berarti dewasa dan matang. Kesempurnaan seperti apakah yang Yesus tuntut dari umatnya? ‘melampaui pemungut cukai’ (Matius 5:46-47) Tuntutan kesalehan orang Kristen harus melampaui pemungut cukai dan […]

7 Agustus 2016

Pergumulan adalah Sarana Pembelajaran

(2 Raja-Raja 5:13-18)

Kehidupan manusia tak pernah terlepas dari proses pembelajaran. Di bacaan ini, ada 3 hal penting yang menjadi pembelajaran dari kehidupan Naaman: Belajar Mendengar (ayat 13) Meskipun Naaman adalah orang yang terdidik dan terpandang, Naaman tetap mendengar perkataan dari istri (rumah tangga). Dan meneruskan perkataan itu kepada rajanya. Naaman mendengar perkataan atasannya (pemimpin) ditengah tugas-tugasnya, dia […]

31 Juli 2016

Sikap yang Salah Menghadapi Pergumulan

(2 Raja-Raja 5:6-12)

Pada saat itu, kusta bukan dipandang sebagai penyakit, melainkan karena kutukan karena dosa. Ketika mendengar bahwa ada nabi yang mampu menyembuhkan di Israel, raja Aram mengirimkan surat kepada raja Israel untuk menyembuhkan panglimanya (Naaman). Raja Yoram (Raja Israel) melihat surat itu sebagai suatu tindakan yang mencari gara-gara. Karena raja Israel merasa bahwa dirinya bukan Tuhan […]

24 Juli 2016

Indahnya Pergumulan Hidup

(2 Raja-Raja 5:1-5)

Mari kita melihat 3 hal yang menjadi bukti indah dalam pergumulan itu: Kadang pergumulan membawa kita untuk lebih dekat dengan Tuhan (ayat 1) Naaman adalah pahlawan, namun dia sakit kusta. Melalui pergumulan sakit kusta, dia berjumpa dengan Tuhan. Namun dibalik pergumulan itu, Naaman jadi bertemu dengan kuasa Tuhan. Janganlah kita melihat pergumulan itu sebagai kekecewaan […]

Page 3 of 7